Sumsel Berbeda, Warga yang Tolak Vaksin Tidak akan Didenda

Dede Febriansyah ยท Rabu, 13 Januari 2021 - 13:45:00 WIB
Sumsel Berbeda, Warga yang Tolak Vaksin Tidak akan Didenda
Gubernur Sumsel Herman Deru berbincang dengan Kepala Dinas Kesehatan. (Foto: Dede)

PALEMBANG, iNews.id - Pemprov Sumatra Selatan (Sumsel) tidak akan memberlakukan sanksi denda terhadap masyarakat yang menolak disuntik vaksin Sinovac. Menurut Gubernur Sumsel Herman Deru, tidak perlu sanksi atau denda, cukup dengan contoh dan mengajak.

"Itukan (sanksi) perda atau Pergub DKI, dan setiap daerah punya spesifikasi tentang karakter masyarakatnya masing masing. Jadi untuk di Sumsel saya pikir tidak perlu diberikan sanksi ataupun denda jika masyarakat tidak mau disuntik vaksin," ujar Herman Deru, Rabu (13/1/2021).

Menurut Deru, pihaknya tidak akan memberlakukan sanksi denda terhadap masyarakat karena berpedoman dengan Undang-Undang Tahun 1984 Nomor 4 tentang Vaksin dan Wabah.

"Saya akan mencontohkannya besok menjadi orang pertama di Sumsel yang disuntik vaksin Covid-19. Saya juga mengajak masyarakat agar tidak takut divaksin karena vaksin itu bukan hanya menjaga diri sendiri tapi juga menjaga orang lain," katanya.

Untuk pelaksanaan vaksinasi, Dinkes Sumsel telah menyelesaikan pendataan sejumlah fasilitas kesehatan untuk vaksinasi tenaga kesehatan di empat kabupaten dan kota di Sumsel.

Untuk empat kabupaten dan kota yang akan menerima vaksin tahap awal pada 14 Januari nanti, jumlahnya ada 341 puskesmas dan klinik serta 71 rumah sakit. Sehingga total ada 412 lokasi penyuntikan vaksin.

Editor : Berli Zulkanedi

Follow Berita iNewsSumsel di Google News

Bagikan Artikel: