Sumsel Belum Perlu Terapkan PSBB, Ini Alasannya

Sindonews.com, Dede Febriansyah ยท Selasa, 07 April 2020 - 21:11 WIB
Sumsel Belum Perlu Terapkan PSBB, Ini Alasannya
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) belum  perlu menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Bukan tanpa asalan, PSBB diterapkan jika suatu wilayah telah mengalami puncak pandemi terhadap virus corona.  

"Belum diperlukan, penerapan PSBB dilakukan jika suatu wilayah telah mengalami puncak pandemi corona," kata Gubernur Sumsel Herman Deru, Selasa (7/6/2020).

Herman menambahkan, dampak PSBB sangat besar bagi Sumsel. Nantinya, sektor yang terdampak dari sisi sosial dan ekonominya.

"Jadi memang harus dipikirkan matang-matang. Apalagi provinsi ini merupakan daerah perlintasan sehingga tidak bisa seenaknya menyetop kendaran yang melintas jika PSBB diterapkan," kata dia.

Secara geografis, kata Herman, Sumsel berbatasan langsung dengan lima provinsi. Empat provinsi di jalur darat dan satu provinsi di jalur laut. Kondisi itulah yang menjadi alasan Sumsel belum menerapkan PSBB.

Meskipun opsi PSBB dinilai belum diperlukan, pihaknya telah memperketat penjagaan di pintu kedatangan di bandara, laut, dan darat, termasuk penambahan jumlah petugas dan alat pengecekan suhu tubuh.  

"Saat ini yang kita lakukan yakni memperketat penjagaan di pintu masuk dan keluar Sumsel, seperti di bandara yang saat ini mengalami penurunan hingga 70 persen, begitu juga di jalur laut dan darat. Cara ini lebih efektif dibandingkan PSBB," kata dia.

Selain itu, Gubernur Sumsel juga meminta kepada warga Sumsel yang sedang merantau untuk tidak mudik.

"Kalau masih ingin mudik ke Sumsel, maka mereka harus menjalani isolasi selama 14 hari di wisma atlet Palembang," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto