Sambut Musim Kemarau, BPBD Sumsel Petakan Daerah Rawan Karhutla

Antara ยท Jumat, 24 April 2020 - 22:50:00 WIB
Sambut Musim Kemarau, BPBD Sumsel Petakan Daerah Rawan Karhutla
Ilustrasi kebakaran hutan (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel) mulai memetakan daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini dilakukan lantaran Sumsel akan menghadapi musi kemarau pada Mei 2020.

"Berdasarkan data karhutla beberapa tahun terakhir ada 10 kabupaten dari 17 kabupaten/kota Sumsel yang tergolong daerah rawan karhutla," kata Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah, Jumat (24/4/2020).

Daerah rawan karhutla itu yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuaisn, Musi Banyuasin, Muara Enim, Pali, Musirawas, Musirawas Utara, Ogan Komering Ulu (OKU), dan Kabupaten OKU Timur.

Untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di 10 daerah rawan karhutla itu, kata Iriansyah, pihaknya menganggarkan dana sebesar Rp37 miliar.

"Perincian dana penanggulangan karhutla pada musim kemarau 2020 ini yakni untuk Kabupaten Ogan Komering Ilir sebesar Rp6 miliar, Ogan Ilir Rp5 miliar, Musi Banyuaisn Rp5 miliar, Banyuasin Rp5 miliar, Kabupaten Muara Enim Rp5 miliar," kata dia.

Kemudian, kata Iriansyah, Kabupaten Pematang Abab Lematang Ilir (Pali) Rp5 miliar, Musirawas Rp1 miliar, Musirawas Utara (Muratara) Rp1 miliar, Ogan Komering Ulu Rp2 miliar, dan OKU Timur Rp2 miliar, katanya.

"Perlu dilakukan pencegahan sejak dini sehingga masalah kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan dan berbagai aktivitas masyarakat pada setiap musim kemarau dapat dihindari," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Follow Berita iNewsSumsel di Google News

Bagikan Artikel: