Response Rate Sensus Penduduk Online Sumsel Tertinggi Ke-2 Nasional

Bambang Irawan ยท Jumat, 24 Juli 2020 - 10:45 WIB
Response Rate Sensus Penduduk Online Sumsel Tertinggi Ke-2 Nasional
Gubernur Sumsel Herman Deru menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik RI sebagai daerah dengan Respon Rate Tertinggi Kedua Nasional dalam SP Online 2020 (Humas Pemprov Sumsel)

PALEMBANG, iNews.id - Kerja keras Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengajak masyarakat berpartisipasi menyukseskan Sensus Penduduk (SP) Online berbuah manis. Sensus yang digelar dari Februari hingga Mei 2020 menjadikan Sumsel menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) RI sebagai daerah dengan Response Rate Tertinggi Kedua Nasional dalam SP Online 2020.

Penyerahan penghargaan dari BPS RI itu diterima langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru di Auditorium Graha Bina Praja, Kamis (23/7/2020). Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap respons penduduk Provinsi Sumsel yang berpartisipasi dalam pengisian SP Online 2020.

Peserta SP online di Sumsel mencapai 2.920.820 jiwa atau 33,96 persen dari total penduduk Provinsi Sumsel. Pencapaian persentase response rate ini merupakan tertinggi kedua setelah Provinsi Bali.

"Saya ucapkan terima kasih kepada BPS RI yang sudah memberikan reward kepada Sumatera Selatan. Sesuai yang kita lihat bukan hanya selembar kertas indah yang difigura namun makna yang terlampirkan sangat tinggi. Saya secara pribadi mengucapkan selamat kepada kabupaten/kota yang mendapat penghargaan yang melebihi target 29,25 persen," kata Herman Deru.

Pria yang kerap disapa HD ini menambahkan, hal ini merupakan kabar gembira untuk seluruh masyarakat Sumsel yang membuktikan bahwa koordinasi, kolaborasi dan sosialisasi antara pemprov, pemerintah kabupaten/kota, BPS Provinsi, BPS kabupaten/kota di Sumsel terbukti berjalan dengan baik untuk menyukseskan Sensus Penduduk 2020.

Adapun capaian Kabupaten/Kota di Sumsel yang mencapai target antara lain Kabupaten OKU sebesar 68,17 persen, Kabupaten Muara Enim sebanyak 24,68 persen, Kabupatem Musi Banyuasin sebanyak 60,88 persen, Lahat 58,81 persen, Kota Pagaralam sebanyak 31,01 persen, Kabupaten Empat Lawang sebanyak 35,22 persen, Murata sebanyak 32,71, serta Kabupaten OKU Selatan sebanyak 30,69 persen.

HD mengatakan, pencapaian persentase response rate ini berkat adanya launching program internet desa yang digagas setahun yang lalu. Ditambah surat edaran ke semua OPD yang dikeluarkannya semakin menambah angka partisipasi warga Sumsel melaksanakan Sensus Penduduk Online 2020.

"Hal ini berkaitan dengan launching internet masuk desa waktu itu yang artinya sudah termanfaatkan ini, dan inilah indikator laku cerdasnya masyarakat untuk berkaitan dengan Sensus Penduduk Online 2020. Bahkan rata-rata kabupaten yang di atas 29,25 persen ini justru kabupaten-kabupaten yang baru untuk melakukan sensus," katanya

Dengan banyaknya respons masyarakat terkait dengan sensus online ini, kata HD, maka bisa merepresentasikan data yang sebenarnya ada di lapangan. Data begitu penting, karena dengan data yang kuat, maka pemerintah bisa mengambil keputusan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.

HD melanjutkan, Sensus Online 2020 sangat berpengaruh dengan adanya program Sumsel satu data. Meskipun sedang terjadi pandemi Covid-19 Sumsel tetap dihujani prestasi.

"Saya minta jangan jadikan ini menjadi momen star syndrom. Sumsel memiliki program Sumsel satu data yang harus disamakan dengan seluruh data dari berbagai instansi agar tidak terjadi kesalahan. Alhamdulillah meskipun sedang terjadi pandemi Covid-19, Sumsel tetap dihujani prestasi. Salah satu contohnya mendapatkan penghargaan lumbung pangan 5 besar di Indonesia," kata HD.

Terlepas dari itu, HD juga mengucapkan selamat dan bangga kepada para bupati/walikota yang BPS- mendapatkan penghargaan yang membuktikan bahwa rakyatnya merupakan rakyat cerdas.

"Sampaikan selamat dan sampaikan rasa bangga saya kepada bupati yang telah membuktikan bahwa rakyatnya menjadi cerdas dengan mendapatkan penghargaan ini," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto