Preman Pemalak Sopir Truk di Palembang Tikam Polisi saat Akan Diamankan

Sindonews, Dede Febriansyah ยท Rabu, 18 Desember 2019 - 18:10 WIB
Preman Pemalak Sopir Truk di Palembang Tikam Polisi saat Akan Diamankan
Anggota polisi yang menjadi korban penikaman oleh preman di Palembang mendapat penanganan medis di rumah sakit. (Foto: Sindonews).

PALEMBANG, iNews.id - Seorang preman di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), menikam anggota polisi yang memergoki aksinya memalak sopir-sopir truk. Korban mengalami luka tusuk di bagian dada kiri dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Insiden ini terjadi di Simpang Empat Macan Lindungan, Kecamatan Ilir Barat Satu. Korban, Aiptu Eko Rinaldi (43), awalnya mendapati kedua pelaku AH dan RI sedang beraksi di kawasan tersebut.

Wilayah tersebut memang sudah lama menjadi incaran polisi, karena sudah dikenal sering terjadi aksi pemalakan dengan target sopir-sopir truk yang melintas.

"Ya, benar. Ada polisi terluka akibat terkena tikaman preman di kawasan itu," kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setiadji, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (18/12/2019).

Informasi yang dihimpun, kronologinya berawal saat korban bersama rekannya sedang melakukan patroli melintas di lokasi kejadian. Lalu, korban mendapati dua pelaku sedang memanjat pintu truk.

Mereka pun langsung diamankan, namun pelaku berinsial RI melawan petugas dan menikam korban. Akibat aksinya itu, korban lalu terjatuh dan pelaku pun terlepas hingga berhasil melarikan diri.

Aiptu Eko kemudian dilarikan ke RSI Siti Khodijah untuk mendapatkan pertolongan pertama dan kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang untuk mendapatkan tindakan medis lanjutan.

"Satu pelaku aksi premanisme berhasil diamankan. Namun pelaku penusukan terhadap anggota polisi, kini dalam pengejaran petugas," ujar dia.

Kombes Pol Anom berharap, ke depannya tidak boleh ada lagi aksi seperti ini. Sebab, melawan petugas, apalagi sampai melukai mereka dianggap pelecehan terhadap hukum.

"Ini akan kita tegakkan, apapun resikonya," kata Anom.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal