Polda Sumsel Kerahkan 2.671 Personel Amankan Ibadah Jumat Agung dan Paskah
Personel yang bertugas di lapangan mengenakan rompi hijau agar mudah dikenali oleh jemaat yang membutuhkan bantuan. Selain itu, petugas juga dilarang menggunakan senjata api tanpa perintah khusus pimpinan, guna menjaga suasana ibadah tetap khidmat dan tidak menimbulkan kesan intimidatif.
Tak hanya pengamanan, polisi juga memberikan pelayanan lain seperti pengaturan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan di sekitar gereja. Tim medis dari Dokkes Polri juga disiagakan untuk membantu jemaat yang membutuhkan pertolongan kesehatan darurat.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, Polda Sumsel berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan kerukunan antarumat beragama.
“Melalui sinergi lintas sektoral dan pendekatan yang melayani ini, Polda Sumsel bertekad merawat toleransi dan menjaga predikat Sumsel sebagai wilayah zero conflict. Kehadiran Polri di setiap gerbang gereja menjadi bukti nyata bahwa negara senantiasa hadir untuk mendampingi masyarakat, memastikan kedamaian dan kerukunan umat beragama tetap terjaga di Bumi Sriwijaya,” ucapnya.
Editor: Donald Karouw