Penusuk Anggota Polrestabes Palembang Ditangkap, Satu Ditembak karena Melawan

Sindonews, Berli Zulkanedy ยท Rabu, 17 Juni 2020 - 11:03 WIB
Penusuk Anggota Polrestabes Palembang Ditangkap, Satu Ditembak karena Melawan
Anggota Polrestabes Palembang mendapat perawatan setelah ditusuk oleh OTK di rumahnya (Muhammad David/iNews)(

PALEMBANG, iNews.id - Tim gabungan Polrestabes Palembang dan Subdit III Jatanras Polda Sumsel akhirnya menangkap pelaku penusukan terhadap anggota Polrestabes Palembang.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, Kedua tersangka yakni Rico Candra (25) dan Dennis Sejahtera (24).

“Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda dan salah satunya ditembak karena melakukan perlawanan saat ditangkap,” kata Supriadi, Rabu (17/6/2020).

Supriadi menambahkan, keduanya ditangkap oleh tim gabungan di Talang Jambi, Palembang dan Gasing Laut, Banyuasin.

Lebih lanjut Supriadi mengatakan, salah satu pelaku yakni Dennis terpaksa dilumpuhkan karena pada saat penangkapan melakukan perlawanan.

“Saat itu pelaku memegang senjata yang dirampasnya dari korbannya,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, motif penusukan terhadap Iptu Andri Muzak karena masalah utang. Namun Supriadi belum menjelaskan secara detail siapa yang utang dan memberi utang.

"Motifnya utang piutang dan antara pelaku berteman korban saat korban dinas di Pangkal Pinang," katanya.

Sebelumnya, seorang anggota Polrestabes Palembang Andri Muzak ditemukan bersimbah darah. Dia menjadi korban penusukan di rumahnya Jalan Gubernur Haji Bastari, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang.

Beruntung, dia diselamatkan oleh tetangganya yang mendengar korban berteriak meminta tolong. Insiden berawal saat korban sedang dalam perjalanan pulang dinas dari Polrestabes. Korban AM ini pulang sehabis dinas dan membawa nasi bungkus untuk RC yang baru saja datang dari Bangka.

Namun sebelum makan bersama, kata Supriadi, korban dan pelaku sempat ada perbincangan pribadi. Diduga berawal dari perbincangan tersebut peristiwa penusukan terjadi. Akibatnya korban mengalami sembilan luka tusuk.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto