Pemprov Sumsel Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya

Antara ยท Jumat, 19 Juni 2020 - 14:14 WIB
Pemprov Sumsel Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Masjid Raya Sriwijaya
Pondasi bangunan Masjid Raya Sriwijaya (Bambang Irawan/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membentuk tim percepatan pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring Palembang. Tim ini dibentuk lantaran pembangunan masjid yang sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu tak kunjung rampung.

"Setelah Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau lokasi pembangunan masjid tersebut maka gubernur kemudian membentuk tim untuk percepatan pembangunan masjid," kata Sekda Sumsel Nasrun Umar di Palembang, Jumat (19/6/2020).

Nasrun menambahkan, berdasarkan kesepakatan dari berbagai pihak pada rapat koordinasi, disetujui pembangunan Masjid Sriwijaya ini secepatnya dilanjutkan.

Oleh karena itu, lanjut Nasrun, pihaknya membahas kerangka pembentukan Surat Keputusan (SK) tim percepatan pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

"Tim dibentuk dengan berbagai bidang dengan tugas masing-masing untuk menyelesaikan berbagai urusan yang menghambat proses pembangunan sehingga diharapkan akan mempercepat proses pelaksanaannya," kata dia.

Gubernur Sumsel Herman Deru pantau pondasi bangunan Masjid Raya Sriwijaya (Bambang Irawan/iNews)
Gubernur Sumsel Herman Deru pantau pondasi bangunan Masjid Raya Sriwijaya (Bambang Irawan/iNews)

Narsun juga meminta agar setiap pihak yang tergabung dalam tim dapat mendukung pembangunan masjid itu sesuai dengan tugasnya masing-masing.

“Lakukan audit dan verifikasi atas kondisi yang ada oleh lembaga yang kredible, sehingga setelahnya dapat menyimpulkan langkah-langkah pembangunan selanjutnya,” katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan aparat berwenang sehingga pembangunan masjid yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Sumsel itu berjalan dengan baik.

Nasrun juga meminta agar biro hukum dapat melakukan analisa terbaik dalam proses pembangunan masjid itu. Begitu juga pihak inspektorat yang dibantu pihak-pihak yang paham tentang skema perjanjian.

"Lakukan tugas dengan baik, dan juga lakukan komunikasi serta koordinasi yang baik, sehingga langkah-langkah pembangunan juga dapat dilakukan dengan baik," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto