Ombudsman Akan Uji Efektivitas Pelayanan Publik di Sumsel

Antara · Jumat, 30 April 2021 - 09:16:00 WIB
Ombudsman Akan Uji Efektivitas Pelayanan Publik di Sumsel
Ombudsman akan uji pelayanan publik di Sumsel. (Foto: Ist)

Ombudsman Akan Uji Efektivitas Pelayanan Publik di Sumsel  

PALEMBANG, iNews.id - Ombudsman Sumatera Selatan (Sumsel) akan menguji kepatuhan dan efektivitas pelayanan publik pemerintah kabupaten dan kota di Sumsel. Pengujian menyasar empat instansi bagian organisasi dan tata laksana (Ortala), Dinkes, Inspektorat dan Perizinan. 


Plh Kepala Ombudsman Sumsel Hendrico mengatakan penilaian standar kepatuhan pelayanan publik dan pengujian efektivitasnya dilaksanakan mulai pertengahan tahun dengan metode sidak.

"Terakhir kali uji kepatuhan pada 2019 hanya menyasar sembilan kabupaten/kota, namun pada 2021 menyasar 17 kabupaten/kota atau seluruh Sumsel," ujarnya.

Menurutnya, standar kepatuhan pelayanan publik pada 2019 hanya dinilai berdasarkan 15 item, di antaranya prosedur pelayanan, maklumat layanan, pengelolaan pengaduan dan sarana prasarana khusus layanan.

Namun pada 2021 pihaknya akan menguji efektifitas pelayanan yang telah dibuat masing-masing pemkab/pemkot guna membantu kepala daerah mendapatkan tolak ukur kepuasan publik.

"Posisi empat instansi ini penting dalam memastikan pelayanan publik berjalan sesuai perundang-undangan," katanya.
Penilaian diperkirakan membutuhkan waktu hingga tiga bulan, hasil penilaian akan dikonversi menjadi zonasi merah, kuning dan hijau sesuai skor penilaian Ombudsman.

Zona hijau mengindikasikan pelayanan sudah baik dan akan mendapat penghargaan dari presiden, sedangkan zona kuning berarti masih kurang baik sementara zona merah artinya pelayanan buruk sehingga dapat berpengaruh terhadap kepercayaan publik.

"Semakin tinggi skor penilaian biasanya berbanding lurus dengan minimnya maladministrasi dan pungli, tapi semakin rendah skor biasanya banyak aduan yang akan masuk," jelasnya.

Editor : Berli Zulkanedi