get app
inews
Aa Text
Read Next : Gempa Hari Ini Magnitudo 3,1 Guncang Musi Rawas Utara Sumsel

Mawardi Yahya Inginkan Desa di Sumsel Jadi Desa Mandiri

Selasa, 27 Oktober 2020 - 09:07:00 WIB
Mawardi Yahya Inginkan Desa di Sumsel Jadi Desa Mandiri
Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis). (Foto ist)

PALEMBANG, iNews.id - Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya berharap APBN dari pemerintah pusat digunakan untuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan di desa. Tujuannya agar desa di Sumsel bisa menjadi desa mandiri.

"Dana yang dikucurkan pemerintah ke desa jangan melulu dibangunkan sarana fisik saja. Saya lihat jalan setapak terus. Jika sudah tuntas bangunan fisik alihkan minimal 65 persennya untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi kerakyatan atau untuk sektor pelayanan," kata Wagub.

Hal tersebut disampaikan Mawardi Yahya saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Kegiataan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemprov Sumsel Tahun Anggaran 2020-2021 bertempat di ruang rapat Binapraja Pemprov. Sumsel, Senin (26/10/2020.

Dia juga berharap rakernis dapat menyamakan persepsi dan sinkronisasi program antara PMD provinsi dengan masing-masing PMD yang ada di Kabupaten/kota.

"PMD jangan jalan sendiri-sendiri karena berdasarkan aturan pengawasan pengelolaan dana desa langsung di bawah pembinaan Pemprov. Termasuk kewenangan pengawasan juga ada di bawah kendali Pemprov. Kebetulan saya Wakil Gubernur ditugaskan sebagai koordinator bidang pengawasan ini," imbuhnya.

Mawardi menambahkan, para kepala desa (Kades) serta perangkat desa lainnya harus kreatif dalam membuat program utamanya terkait pemberdayaan masyarakat.

"Arahkan dana desa untuk peningkatan ekonomi. Mencari peluang untuk menambah pemasukan kas desa dengan memanfaatkan potensi desa. Sehingga nantinya akan tercipta kemandirian desa. Ini tentunya juga harus ditunjang dengan peningkatan SDM desa dengan merekrut para sarjana yang ada di desa bersangkutan," harapnya.

Untuk itu, Wagub mengatakan masyarakat terlibat dalam setiap program yang dijalankan pemprov. Mulai penyusunan program, pengelolaan dana desa, penyusunan laporan dan administrasi keuangan lainnya.

Sementara itu Kepala Dinas PMD Provinsi Sumsel Wilson menyebut rakernis ini bertujuan untuk menyosialisasikan kegiatan PMD Provinsi Sumsel dan evaluasi.

"Kita harapkan setelah rakernis ini akan meningkatkan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan sumberdaya yang ada dimasing-masing Kabupaten/kota," katanya.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya menyerahkan hadiah berupa tropi dan piagam penghargaan kepada pemenang lomba Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. (Foto ist).
Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya menyerahkan hadiah berupa tropi dan piagam penghargaan kepada pemenang lomba Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. (Foto ist).

Usai membuka rakernis, Wagub didampingi Asisten 1 Akhmad Najib menyerahkan hadiah berupa tropi dan piagam penghargaan kepada pemenang lomba Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Keluarga Berencana Kesehatan (PKK-KB KES) dan Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2019.

Pemenang terbaik 1 (satu) PKK-KB KES Desa Karang Panggung Kecamatan Selangit, Kabupaten Musirawas. Sedangkan Pemenang Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) terbaik 1 (satu) Kelurahan Perumnas Rahma Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I, Kota Lubuk.

Editor: Faieq Hidayat

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut