Kasus Corona Makin Tinggi, KAI Palembang Hentikan Operasional Kereta Jarak Jauh

Antara ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 18:52 WIB
Kasus Corona Makin Tinggi, KAI Palembang Hentikan Operasional Kereta Jarak Jauh
Petugas menyemprotkan Disinfektan ke gerbong LRT Palembang (Bambang Irawan/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Palembang masih menghentikan operasional kereta api jarak jauh. Hal ini dilakukan karena semakin meluasnya penyebaran virus corona di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Manager Humas Divre III Palembang Aida Suryanti, mengatakan, KAI Palembang menghentikan lima perjalanan Kereta Api (KA) jarak jauh dari dan menuju Stasiun Kertapati Palembang sejak 1 April 2020.

“Kami berencana memperpanjang masa penghentian operasional kereta api jarak jauh ini hingga akhir Juni 2020,” kata Aida, Jumat (29/5/2020).

Sejak 1 April 2020, kata Aida, pihaknya telah membatalkan sebanyak lima perjalanan KA jarak jauh yakni Kereta Limeks Sriwijaya, Kereta Rajabasa rute Kertapati- Tanjungkarang (PP), Kereta Sindang Marga, Kereta Serelo rute Kertapati-Lubuklinggau (PP), dan Kereta Prabujaya rute Kertapati-Prabumulih (PP).

“Atas keputusan ini, penumpang mendapatkan biaya pengembalian tiket senilai 100 persen,” katanya.

Nantinya, penumpang akan dihubungi melalui Contact Center 121, jika belum dihubungi maka penumpang bisa mengakses aplikasi KAI Access dan loket stasiun untuk mengambi bea pengantian tiket.

Pembatalan melalui aplikasi KAI Acces dapat dilakukan hingga maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan dan uang akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian.

Adapun, untuk pembatalan di loket stasiun dapat dilakukan di semua stasiun keberangkatan KA jarak jauh lokal hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan. Caranya, dengan menunjukkan kode pemesanannya.

“KAI mohon maaf bagi para penumpang yang perjalanannya tertunda akibat kebijakan ini, hal ini dilakukan tak lain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto