get app
inews
Aa Text
Read Next : Dokter Aniaya Pengusaha di Bandung Pakai Stik Besi, Korban Luka 16 Jahitan di Kepala

Ibu Hamil dan Keluarganya Jadi Korban Pembacokan di Palembang

Selasa, 19 Februari 2019 - 09:40:00 WIB
Ibu Hamil dan Keluarganya Jadi Korban Pembacokan di Palembang
Satu keluarga yang menjadi korban pembacokan di Palembang. (Foto: iNews/Muhammad David).

PALEMBANG, iNews.id - Satu keluarga di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dibacok tetangganya sendiri secara brutal. Enam korban tersebut mengalami luka-luka, satu di antaranya merupakan ibu hamil enam bulan.

Keenam korban tersebut masih satu keluarga, yakni Efendi (ayah), Saropih (ibu), Husni (anak), Fahmi (anak), Desi (anak) dan Hesti (anak). Penganiayaan ini dilakukan oleh tetangganya sendiri, diduga karena masalah dendam.

Korban Fahmi (25) mengatakan, ayahnya memang sempat berselisih paham dengan pelaku. Namun masalah ini sudah terjadi lama, sehingga pihak keluarga tak pernah lagi membahas atau menyinggung tetangganya tersebut.

"Tapi dia selalu cari-cari masalah," kata dia kepada iNews di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, Selasa (19/2/2019).

Tiba-tiba saja kondisi memuncak pada Senin (18/2/2019) malam. Ayahnya dan pelaku kembali terlibat cekcok mulut, pelaku kemudian membawa beberapa temannya sambil menenteng parang serta linggis, kemudian penyerang keluarga korban.

Korban bersama keluarga yang sedang berada di kios rumahnya pun dihajar habis-habisan oleh para pelaku. Mereka mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuhnya, dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

"Mereka bawa parang sama linggis," ujar dia.

Saat ini kasus pembacokan satu keluarga yang dilakukan oleh lima orang pelaku telah ditangani Polsek Seberang Ulu II Kota Palembang. Sementara para pelaku yang tidak lain tetangga korban kini masih terus diburu petugas.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut