Herman Deru Paparkan Raperda Pertanggungjawaban APBD TA 2019 Sumsel

Bambang Irawan ยท Selasa, 07 Juli 2020 - 10:38 WIB
Herman Deru Paparkan Raperda Pertanggungjawaban APBD TA 2019 Sumsel
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (kiri) (Bambang Irawan/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menyampaikan penjelasan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2019 pada Rapat Paripurna XIV DPRD Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Senin (6/7/2020).

Dalam kesempatan itu, Herman mengatakan jika salah satu kewajiban kepala daerah terkait pengelolaan keuangan daerah adalah menyampaikan Raperda pertanggungjawaban APBD paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir. Raperda itu juga harus diaudit oleh BPK RI.

"Hasil audit BPK terhadap laporan keuangan tahun anggaran 2019, Pemprov Sumsel telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI dan telah diserahkan pada rapat Paripurna Istimewa I DPRD Provinsi Sumsel, Senin 29 Juni 2020 lalu," kata Herman.

Menurut dia, laporan keuangan Pemprov Sumsel tahun anggaran 2019 menggambarkan bahwa nilai aset mengalami peningkatan sebesar 12,90% dari sebelumnya per 31 Desember 2018 sebesar Rp22,925 Triliun menjadi Rp25,872 Triliun.

Kemudian, lanjutnya, terkait kewajiban/utang Pemprov Sumsel dengan nilai sebesar Rp305,072 Miliar. Terhadap realisasi APBD Sumsel dijelaskan bahwa pemdapatan sebesar Rp9.280 Triliun atau 94,22% dari target Rp9,849 Triliun.

Sementara itu, dari sisi belanja realisasi tahun 2019 sebesar Rp9,618 Triliun atau 91,31% dari direncanakan sebesar Rp10,533 Triliun.

Sedangkan pembiayaan diperuntukan untuk penyertaan modal/investasi daerah tidak terealisasi dari rencana sebesar Rp3 Miliar. Kontribusi pendapatan, belanja dan pembiayaan tahun 2019 menunjukan adanya sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) sebesar Rp349,152 Miliar.

Pemprov Sumsel telah berupaya semaksimal mungkin meningkatkan pembangunan sesuai skala prioritas yang ditetapkan tahun 2019.

"Optimalisasi sumber-sumber pendapatan dan efisiensi belanja selalu menjadi perhatian sehingga APBD dapat digunakan seefektif dan seefisien mungkin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata dia.

Rapat paripurna yang dapat disaksilan juga melalui video converence melalui aplikasi Zoom itu dipimpin langsung Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati dan dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya serta Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto