DPO 4 Bulan, Prengki Pelaku Penyiraman Air Keras Ditangkap di Lampung

Dede Febriansyah · Kamis, 29 Juli 2021 - 23:17:00 WIB
DPO 4 Bulan, Prengki Pelaku Penyiraman Air Keras Ditangkap di Lampung
DPO pelaku penyiraman air keras ditangkap Polda Sumsel. (Foto: Dede)

PALEMBANG, iNews.id - Polda Sumsel menangkap Prengki (30), warga Kelurahan Seberang Ulu I Palembang, pelaku penyiraman air keras terhadap Panji Kresna Suharjo pada Maret 2021 lalu. Prengki ditangkap di Lampung setelah sebelumnya sembunyi di perairan Sungsang Banyuasin.


Direskrimum Polda Sumsel, Hisar Siallagan mengatakan, usai melakukan aksi penyiraman air keras tersebut, tersangka langsung kabur dan menjadi DPO Polisi.

"Selama pelariannya empat bulan, tersangka sempat melarikan diri ke perairan daerah Sungsang. Karena terendus keberadaanya oleh petugas, tersangka pindah lagi ke Desa Mulyo Sari Kabupaten Lampung Timur. Dan akhirnya kita menangkap tersangka di kawasan Lampung Timur," ujar Hisar, Kamis (29/7/2021).

Atas perbuatannya, lanjut Hisar, tersangka dikenakan pasal 170 ayat 2 ke (2) atau Pasal 351 ayat 2 atau Pasal 353 ayat 2 KUHPidana, dengan ancaman di atas 7 tahun penjara.

Sedangkan tersangka lainnya yakni Ferry Zulkarnain (42) warga Jalan Andrians, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang sudah terlebih dahulu ditangkap oleh petugas dan dalam proses persidangan.

"Sidang perdana tersangka Ferry sudah digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Klas 1A Palembang, Rabu (28/7/2021) kemarin," katanya.

Sementara itu, tersangka Prengki mengatakan dirinya hanya diperintah oleh rekannya Ferry untuk melakukan penyiraman air keras pada korban Panji.

"Saya tidak ada masalah sama Panji. Saya mengikuti perintah Ferry karena saya punya utang budi sama dia," ujar tersangka Prengky.

Menurutnya, terdakwa Ferry mengajak dirinya melakukan penyiraman pada korban karena Panji memiliki utang. "Panji menjanjikan jika dirinya bisa masukan keluarga Ferry sebagai PNS. Ferry sudah serahkan uang sebesar Rp125 juta ke Panji, tapi keluarganya tidak juga di panggil-panggil," katanya.

Dengan alasan tersebut, terdakwa Ferry yang sudah merasa ditipu korban kemudian mengajak tersangka Prengki melakukan penyiraman air keras terhadap Panji.

Editor : Berli Zulkanedi