Dendam Kesumat, Dua Kakek di Palembang Adu Mulut dan Saling Bacok

Sindonews.com, Berli Zulkanedy ยท Kamis, 19 Maret 2020 - 17:42 WIB
Dendam Kesumat, Dua Kakek di Palembang Adu Mulut dan Saling Bacok
Ilsutrasi celurit untuk membacok (Foto: Antara)

LAHAT, iNews.id - Seorang kakek bernama Alipiyah (65) terluka parah usai dibacok oleh tetangganya sendiri Wardin (60). Kedua warga Desa Geramat, Kecamatan Mulak Ulu, Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel) ini adu bacok setelah sebelumnya adu mulut.

Paur Humas Polres Lahat Aiptu Lispono mengatakan, atas perbuatannya itu Wardin akhirnya ditangkap oleh Polisi pada Rabu (18/3/2020).

"Tersangka sudah ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Mulak Ulu," kata Kispiono kepada wartawan, Kamis (19/3/2020).

Kispiono menambahkan, pelaku dengan korban masih ada hubungan keluarga. Keduanya ribut diduga karena ada dendam lama.

"Sementara motifnya diduga dendam lama, tersangka masih diperiksa. Korban dan pelaku juga masih ada hubungan keluarga," kata dia.

Insiden ini terjadi ketika korban Alipiyah mendatangi kebun kacang untuk menemui Wardin. Keduanya kemudian diduga terlibat adu mulut, sehingga memancing emosi pelaku yang membuatnya nekat mencabut parang dari sarungnya.

Tanpa ragu, diduga Wardin menebaskan parang ke tubuh Alipiyah bertubi-tubi. Alhasil, Alipiyah mengalami luka bacok bagian kepala dan telinga sebelah kiri, pundak dan punggung sebelah kiri, serta jari tengah tangan kiri hampir putus.

Aksi Wardin berhenti, setelah saksi Suwandi (44) melihat kejadian itu, dan langsung menghampiri korban yang sudah terkapar.

"Melihat Suwandi datang, Wardin langsung melarikan diri," kata dia.

Suwandi pun meminta pertolongan warga lain, dan melarikan korban yang sudah tidak berdaya ke Puskesmas Desa Muara Tiga, Kecamatan Mulak Ulu.

"Karena luka serius, petugas medis Puskesmas Mulak merujuk korban ke RSUD Lahat," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto