Buang Pisau saat Dirazia, Buruh Tani di Muba Diborgol Polisi

Nur Ichsan ยท Senin, 03 Agustus 2020 - 18:10 WIB
Buang Pisau saat Dirazia, Buruh Tani di Muba Diborgol Polisi
Ilustrasi senjata tajam jenis pisau (SINDOnews/Berli Z)

MUBA, iNews.id - Jajaran Polsek Keluang menangkap seorang buruh tani bernama Andri Alatas (21). Dia ditangkap karena membawa senjata tajam (sajam).

Kapolsek Keluang AKP Sapta Ekayanto mengatakan, pelaku tercatat sebagai warga Desa Toman, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ini ditangkap bebeberapa waktu yang lalu.

"Dia ditangkap saat anggota Reskrim Polsek Kelauang melakukan patroli," kata Sapta, Senin (1/8/2020).

Sapta menambahkan, ketika menggelar patroli atau razia rutin, anggota memberhentikan pelaku Andri karena gerak-geriknya mencurigakan. Terlebih, saat akan digeledah, pelaku ternyata membuang sesuatu ke semak-semak.

"Petugas melihat pelaku membuang sesuatu di semak-semak. Saat dicari, ternyata pelaku membuang senjata tajam jenis pisau," kata dia.

Sapta melanjutkan, pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Keluang. Dari hasil pemeriksaan, pisau itu biasa disimpan pelaku di selipan pinggang.

"Kami mengamankan satu pisau yang panjangnya kurang lebih 25 cm, bergagang kayu dan bersarung warna cokelat," kata dia.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal (2) Ayat (I) UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam.

Sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri mengeluarkan maklumat mengenai sajam. Hal ini dilakukan untuk melakukan pencegahan lantaran banyak warga yang kebiasaan meletakkan pisau di pinggang.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto