Biadab! Ponakan di Palembang Tusuk Paman saat Salat Magrib

Sindonews.com, Berli Zulkanedy ยท Rabu, 08 Juli 2020 - 18:01 WIB
Biadab! Ponakan di Palembang Tusuk Paman saat Salat Magrib
Polisi mengautopsi mayat (Firdaus/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Nasib nahas dialami seorang kakek di Palembang bernama Junaidi (66). Warga Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) tewas ditusuk keponakannya DD (33) saat sedang salat magrib.

Kapolsek Kertapati AKP Polin Pakpahan mengatakan, insiden itu terjadi di rumah korban pada Selasa (7/7/2020) sekitar pukul 19.30 WIB.

Polin menambahkan, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi dan sudah mengantongi identitas pelaku.

"Benar adanya peristiwa tersebut. Kami langsung mendatangi TKP. Identitas pelaku yang masih dikejar sudah kita ketahui," kata Polin, Rabu (8/7/2020).

Sementara itu, Dian yang merupakan anak korban mengatakan, dirinya tak menyangka jika ayahnya meninggal dengan cara yang tragis. Dian menduga, pelaku menusuk ayahnya karena tak terima kerap dinasehati.

"Dia sering dinasehati karena sering minum miras," katanya.

Dian melanjutkan, dari informasi yang dia dapat, sebelum membunuh, pelaku masuk dari pintu belakang dan langsung menusuk ayahnya dari belakang. Saat itu ayahnya sedang salat Magrib.

"Saat kejadian dia memang mabuk. Dia mungkin tak senang karena sering ditegur dan dimarahi," kata Dian.

Hal senada dikatajab cucu korban Fedra. Fedra mengetahui jika kakeknya dibunuh. Pada saat kejadian, kakek dalam kondisi sehat.

“Kakek sehat, salat rajin dan sehari-hari kerjanya serabutan. Saat kejadian kakek ditusuk dari belakang. Dia masuk rumah dari pintu belakang,” kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto