8 Tahun Menabung, Pemuda di Palembang Beli Motor Pakai Uang Receh

Sindonews.com, Berli Zulkanedy ยท Jumat, 28 Agustus 2020 - 13:04 WIB
8 Tahun Menabung, Pemuda di Palembang Beli Motor Pakai Uang Receh
Pemuda di Palembang menabung 8 tahun untuk bisa membeli sepeda motor secara kontan (Istimewa)

PALEMBANG, iNews.id - Impian M Andi (22) untuk mempunyai sepeda motor sendiri akhirnya terwujud. Pemuda asal Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya bisa membeli motor dengan kontan tanpa kredit. Uniknya, Andi membeli sepeda motor impiannya dengan menggunakan uang koin atau recehan.

Perjuangan Andi untuk bisa membeli motor itu sudah dilakukan sejak tahun 2012 silam. Saat itu, Andi masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Andi mengatakan, sejak tahun 2012, dia menyisihkan uang Rp7.000 setiap harinya untuk ditabung. Uang itu didapat dari hasil membantu ibunya di warung. Tabungan Andi pun terisi secara konsisten hingga Agustus 2020 ini.

"Uang ini merupakan hasil tabungannya sejak lulus SMP, lalu dirinya menyisihkan setiap hari sebesar Rp7.000 dari hasil membantu ibu di warung," kata Andi, Jumat (28/8/2020).

Andi melanjutkan, dia memberanikan diri mendatangi diler untuk membeli sepeda motor impian. Andi memilih untuk membawa hasil tabungannya ke salah satu diler Honda di Palembang yaitu Astra Motor Sukarami. Tabungannya itu langsung dibawa dengan menggunakan karung.

Ilustrasi pemuda di Palembang menabung 8 tahun untuk bisa membeli sepeda  motor secara kontan dengan uang koin (Antara)
Ilustrasi pemuda di Palembang menabung 8 tahun untuk bisa membeli sepeda motor secara kontan dengan uang koin (Antara)

Sampai di diler, Andi memilih Honda Supra GTR 150. Saat proses pembayaran, sales dan frontline Astra Motor Sukarami dibuat kewalahan, karena mereka harus menghitung uang koin yang digunakan Andi. Butuh waktu lebih dari empat jam untuk menghitung semua uang.

"Setelah dihitung bersama, uang koin yang saya miliki bernilai Rp10 juta. Sedangkan harga sepeda motor Honda Supra GTR 150 sebesar Rp24,65 juta. Sisanya saya bayar menggunakan uang kertas, secara tunai," kata Andi ketika hendak membawa pulang Honda Supra GTR di Diler Astra Motor Sukarami.

Andi melanjutkan, motor itu nantinya akan digunakan untuk beraktivitas seperti berangkat ke kampus dan mengantar ibu untuk belanja keperluan warung.

Sementara iti, Marketing Head Astra Motor Sumsel, Julius Armando mengatakan, dirinya sangat senang bisa mewujudkan impian Andi untuk memiliki satu unit sepeda motor.

"Konsumen membayar (transaksi) dengan metode pembayaran apapun akan kami layani, dan kami bantu sehingga kepuasan konsumen menjadi tujuan utama kami,” kata Julius.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto