get app
inews
Aa Text
Read Next : Hutan Mangrove Sungai Jingkem, Destinasi Wisata Tersembunyi di Bekasi

456 Warga Pesisir di OKI Kecipratan Program PEN

Selasa, 24 November 2020 - 16:14:00 WIB
456 Warga Pesisir di OKI Kecipratan Program PEN
Warga pesisir di OKU dilibatkan dalam program padat karya penanaman mangrove. (Foto: Istimewa)

OKI, iNews.id – Sebanyak 456 warga yang mendiami kawasan pesisir di Kabupaten OKI, Sumatera Selatan dilibatkan dalam program padat karya penanaman mangrove. Program padat karya ini merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dampak Covid-19.

Wakil Bupati Ogan Komering Ilir Jakfar Sodiq di Kayuagung mengatakan, program pemulihan ekonomi tersebut sangat membantu warga kawasan pesisir yang kegiatan ekonominya terganggu selama pandemi.

Di Kabupaten Ogan Komering Ilir, program padat karya tanam mangrove dilaksanakan di Desa Simpang Tiga Abadi, Desa Simpang Tiga Jaya, dan Desa Sungai Lumpur di wilayah Kecamatan Tulung Selapan.

Penanaman mangrove dilakukan di area seluas 230 hektare dengan melibatkan 456 orang yang tergabung dalam lima kelompok. Yakni Kelompok Bakau Abadi yang beranggotakan 100 orang, Kelompok Peduli Mangrove dengan anggota 100 orang, Kelompok Bakau Jaya Abadi dengan anggota 100 orang, Kelompok Hutan Mangrove dengan 96 orang anggota, dan Kelompok Pencinta Mangrove 65 orang.

Kelompok Bakau Abadi melakukan penanaman mangrove di areal seluas 50 hektare, Kelompok Peduli Mangrove  50 hektare, Kelompok Bakau Jaya Abadi 50 hektare, Kelompok Hutan Mangrove  50 hektare, dan Kelompok Pencinta Mangrove menanami lahan seluas 30 hektare.

"Dalam program ini, (penyaluran dana) mulai dari persiapan hingga penanaman langsung dibayarkan ke masyarakat melalui mekanisme transfer ke rekening kelompok, sehingga program diharapkan benar-benar tepat sasaran," kata Jakfar.

Kepala Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Musi, Siswo mengatakan bahwa program padat karya penanaman mangrove merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi nasional di bidang lingkungan hidup dan kehutanan. "Di Sumsel kami lakukan di Kabupaten Banyuasin dan Ogan Komering Ilir," kata dia. Menurut dia, program tersebut dilaksanakan dengan melibatkan 629 orang selama 34.076 hari orang kerja.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut