2.311 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Sumsel Didominasi Usia 55-69 Tahun

Antara ยท Sabtu, 07 Agustus 2021 - 10:25:00 WIB
2.311 Orang Meninggal akibat Covid-19 di Sumsel Didominasi Usia 55-69 Tahun
Kasus kematian akibat Covid-19 di Sumsel didominasi usia lanjut. (Foto : Ilustrasi/Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Kasus kematian akibat Covid-19 di Sumsel rata-rata terjadi pada usia 55-69 tahun, yaitu mencapai 1.058 kasus atau mendominasi hingga 47,9 persen. Sementara, kasus kematian akibat Covid-19 di Sumsel bertambah 65 orang sehingga menjadi 2.311 pada Jumat (6/8/2021).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumsel, Ferry Yanuar mengatakan, untuk usia di atas 70 tahun juga masih tercatat tinggi, yakni mencapai 407 kasus atau 18,4 persen diiringi juga untuk usia produktif 45-54 tahun tercatat 446 kasus atau 20 persen, lalu usia produktif 20-44 tahun jumlahnya tercatat ada 257 kasus atau 11,6 persen. Usia 15-19 tahun tercatat ada 7 kasus, usia 5-14 tahun 12 kasus, usia 1-4 tahun 4 kasus. 

"Selebihnya, untuk usia dibawah satu tahun ada 10 kasus," ujar Ferry Yanuar. 

Menurutnya, kasus kematian akibat Covid-19 tersebut diperparah oleh adanya penyakit penyerta (komorbid) yang diderita pasien, seperti diabetes militus, jantung, hipertensi, TB paru, stroke, asma, ginjal, jantung, gastritis, kanker, HIV, serosis hepatis, DBD dan meningitis.

“Rata-rata mereka yang meninggal dunia adalah masyarakat yang usianya sudah lanjut dan memiliki penyakit penyerta atau komorbid khususnya hipertensi," ujarnya.

Menanggulangi kasus kematian tersebut pihaknya akan menggencarkan impelemtasi 3T (testing dan tracking dan treatment) dan memaksimalkan skema vaksinasi.

Dalam satu harinya Sumsel melalui Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) mampu melakukan pengecekan sample (testing) hingga 7.000-9.000 sampel yang menggunakan tes usap antigen dan 1.000 sampel tes PCR.

“Di sisi lain testing ini jugalah yang membuat angka positif Covid-19 di Sumsel mengalami kenaikan. Karena kesadaran masyarakat kian bertambah untuk mendeteksi terpapar atau tidaknya Covid-19,” katanya.

Sementara itu angka kasus konfirmasi positif Covid-19 terus mengalami peningkatan, tercatat secara fluktuatif per Jumat ada sebanyak 786 kasus dari 17 kabupaten/ kota terkonfirmasi positif, 10.319 kasus konfirmasi aktif proses perawatan, 673 kasus suspek dalam proses, 3.120 kontak erat dalam proses.

Dari 17 kabupaten kota, ada 13 zona merah atau risiko tinggi meliputi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Lahat, Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Muara Enim, OKU Timur, Ogan Ilir, OKU Selatan, Musi Rawas, serta Kota Pagaralam, Palembang, Lubuklinggau, dan Prabumulih.

Sedangkan empat daerah yang berada di zona oranye yakni Kabupaten Empat Lawang, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, dan Penukal Abab Lematang Ilir.

Editor : Berli Zulkanedi

Follow Berita iNewsSumsel di Google News

Bagikan Artikel: