2 Pasien Positif Korona Membaik, Dirut RSPI Sulianti Saroso: Tidak Demam dan Sesak Napas

Antara, Riezky Maulana ยท Selasa, 03 Maret 2020 - 15:04 WIB
2 Pasien Positif Korona Membaik, Dirut RSPI Sulianti Saroso: Tidak Demam dan Sesak Napas
RSPI Sulianti Saroso. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Kondisi kesehatan dua warga Depok, Jawa Barat (Jabar), yang positif terinfeksi virus korona, berangsur membaik. Keduanya masih dirawat intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso.

Menurut Direktur Utama (Dirut) RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril mengatakan, kedua pasien tersebut saat ini sudah bisa berkomunikasi dengan bagus. Bahkan, keduanya tidak lagi mengalami demam, batuk dan pilek serta sesak napas.

“Alhamdulillah, kedua pasien positif COVID-19 ini kondisinya membaik, jadi dia bisa berkomunikasi bagus, demam tidak ada lagi, tinggal batuk-batuk yang sedikit, tidak sesak napas, makan oke dan berkomunikasi bagus,” kata Mohammad Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Selasa (3/3/2020).

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto saat konferensi pers di kantor Kementerian Kesehatan, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020) sebelumnya juga mengatakan, kondisi dua warga Depok yang masih dirawat intensif di ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, sudah stabil, tidak demam dan tidak lagi sesak napas.


“Seperti Anda (wartawan) ini, bisa bertanya, duduk, bisa senyum, enggak ada sesak, tensi baik dan nadi baik, saturasi 99 persen, tidak demam, tidak mual, tidak diare. Pokoknya semua tidak yang sakit-sakit itu,” kata Terawan.

Mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto ini menerangkan, hingga detik ini kedua pasien dalam kondisi sehat. Lima hari lagi akan diperiksa lagi sebagaimana ketentuan WHO.

Terawan juga memastikan pemerintah akan terbuka dalam menyampaikan laporan berkala terhadap kondisi ibu dan anak tersebut. Pemeriksaan akan dilakukan lima hari sekali.

Terawan mengimbau masyarakat tidak panik. Tidak semua orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien virus korona akan ikut terinfeksi. Imunitas tubuh sangat berperan penting.

“Close contact pun belum tentu sakit. Itu dibuktikan dari apa? Yang deket di kita saja, 188 awak Dream World itu jelas mengalami kontak langsung karena ada delapan pasien,” katanya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya mengumumkan dua warga negara Indonesia (WNI) yang berdomisil di Depok, Jawa Barat terkonfirmasi positif COVID-19. Keduanya tertular setelah kontak dengan warga negara Jepang yang teruji positif virus tersebut di Malaysia, usai berkunjung dari Indonesia.

Kedua pasien yang berstatus ibu dan anak itu mengalami gejala flu, batuk, sesak napas dan demam. Keduanya juga sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Depok sebelum dibawa ke RSPI Sulianti Saroso.


Editor : Maria Christina