OKU, iNews.id - Puluhan warga yang tergabung dalam Aliansi Anti Kekerasan Anak berunjuk rasa di SPBU UB Jalintim Baturaja, Kabupaten OKU. Massa meminta pihak SPBU bertanggung jawab atas dugaan kekerasan terhadap anak di toilet SPBU beberapa waktu lalu.
Massa membawa berbagai atribut dan spanduk bertuliskan kecaman terhadap aksi dugaan kekerasan terhadap tiga anak. Saat massa berorasi, petugas SPBU sempat menghentikan pengisian BBM.
Koordinator Aksi, Hipzin mengatakan, pihaknya meminta manajemen SPBU bertanggungjawab dan meminta kepolisian terus melakukan penyelidikan, meskipun sudah terjadi perdamaian.
"Walaupun sudah ada perdamaian antara SPBU dengan orang tua, peristiwa ini harus diproses karena kekerasan terhadap anak," ujarnya, Kamis (26/1/2023).
Pendemo mengungkapkan, toilet SPBU merupakan fasilitas umum, karena itu tidak seharusnya anak yang menggunakannya dikunci dari luar.
Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait