Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa meninjau latihan tempur di Baturaja, OKU Sumsel. (Foto: Ist)
Antara

OKU, iNews.id - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan latihan tempur Super Garuda Shield 2022, di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) merupakan investasi bagi para prajurit di masa mendatang. Pada 10 tahun mendatang prajurit TNI bangga karena memiliki pengalaman bertempur bersama negara lain. 

"Manfaatnya akan kita rasakan 10 tahun ke depan. Salah satunya melalui latihan ini, prajurit TNI bisa memiliki pengalaman bertempur bersama negara-negara lain," kata Andika Perkasa saat meninjau latihan Super Garuda Shield 2022 di Baturaja, OKU, Jumat (12/38/2022).

Andika bersama Panglima Komando Indo Pasifik Admiral John C. Aquilino melakukan peninjauan Super Garuda Shield 2022 yang melibatkan 13 negara di Baturaja. Latihan tempur tersebut menunjukkan peningkatan keterampilan prajurit TNI AD, salah satunya ialah mengoperasikan alutsista baru milik TNI AD.

"Tentara kita dengan sigap bisa mengimbangi kemampuan tentara dari AS, Australia, dan Singapura dalam mengoperasikan helikopter tempur, seperti Heli AH-64 Apache, Heli UH-60 Blackhawk, dan Helly Bell 412," katanya.

Begitu pun saat menggunakan Meriam 105 KH 178 dan Meriam 105 M119, tambahnya, prajurit TNI AD memperlihatkan keahlian menawan. Rudal dan peluru yang ditembakkan para prajurit TNI AD bisa mengenai target sasaran.

Andika menyebut latihan bersama antara TNI dengan Australia menjadi yang ke-16 kalinya, sementara dengan Amerika Serikat dan Australia baru tercatat beberapa kali. "Kalau latihan bersama tentara Australia setiap tahun kami lakukan; dan ke depan akan terus kami lakukan," katanya.

Melalui latihan tempur tersebut, dia berharap seluruh prajurit TNI AD bisa berbagi ilmu dan pengalaman dengan tentara lain dari negara-negara sahabat. "Minimal nanti kalau ada bencana alam, maka tentara yang ikut latihan tempur bersama ini bisa terbiasa untuk bekerja sama dalam satu tim untuk melakukan penyelamatan," ujar Andika.


Editor : Berli Zulkanedi

BERITA TERKAIT