Warga melintasi kubangan di jalan yang rusak parah di Semende Darat Ulu, Muara Enim, Sumsel. (Foto: Edwinsah Satria)
Edwinsah Satria

MUARA ENIM, iNews.id - Masyarakat di Empat Desa dalam Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim mengeluhkan jalan rusak parah tanpa upaya perbaikan. Warga harus melintasi jalan berlumpur saat merayakan Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah. 

Setiap hari warga Desa Datar Lebar, Cahaya Alam, Danau Gerak dan Desa Pelakat harus keluar masuk lubang seperti kubangan kerbau di badan jalan. Termasuk di saat hendak silaturahmi ke rumah kerabat dan keluarga, mereka terpaksa melewati jalan berlubang dan berlumpur. 

"Kerusakan ini sudah bertahun-tahun, dan bertambah parah. Harus hati-hati kalau tidak masuk lumpur," kata Raslan, warga yang ditemui di lokasi, Sabtu (7/5/2022).

Terutama di saat masih turun hujan saat ini, badan jalan dipenuhi lumpur sehingga sangat membahayakan. Tidak jarang sepeda motor warga terpeleset bahkan terbalik saat menghindari atau terjebak lubang yang dipenuhi lumpur. "Parah, parah lumpur di sepanjang jalan, jadi susah," keluh warga. 

Bertahun-tahun warga harus melintasi jalan lubang dan berlumpur sepanjang sekitar lima kilometer, dan belum ada perbaikan. Pada saat musim kemarau, badan jalan akan berdebu.

"Kalau ditanya pasti berharap, pemerintah mendengar dan memperbaiki jalan ini. Karena warga desa juga warga Kabupaten Muara Enim yang selama ini kesulitan dalam aktivitas, anak sekolah, angkutan hasil kebun seperti kopi, sayur dan lainnya," katanya. 


Editor : Berli Zulkanedi

BERITA TERKAIT