Sambil menyebut tudingan AS tidak berdasar, Khatibzadeh menambahkan bahwa Pemerintah AS mempunyai sejarah panjang intervensi di negara lain dalam berbagai wujud untuk mengecoh opini publik.
Pada Kamis (18/11) Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi terhadap enam individu dan satu perusahaan siber Iran atas apa yang disebutnya sebagai "upaya memengaruhi" pemilu presiden AS 2020.
Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait