“Kita berharap implementasi RON 4 tidak memerlukan waktu lama. Pemasok bahan bakar diharapkan membangun kilangnya untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar yang ramah lingkungan,” katanya.
Di sisi lain, masyarakat juga diminta sadar untuk menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Meskipun harus diakui, harga yang ditawarkan untuk bahan bakar ramah lingkungan akan lebih mahal dibandingkan yang kotor.
Namun menurutnya, efek jangka panjang bagi kesehatan dari bahan bakar yang kotor juga sangat berpengaruh. Bahkan, bisa saja biaya yang dikeluarkan akan lebih besar lagi karena harus berobat akibat penyakit yang disebabkan pencemaran udara akibat bahan bakar yang kotor.
“Sebaliknya konsumen juga didorong untuk memilih bahan bakar yang ramah lingkungan meskipun dengan harga yang lebih mahal dibandingkan bahan bakar yang lebih kotor. Tadi kita lihat begitu besar biaya kesehatan apabilan kita lengah memilih bahan bakar yang murah tapi akibatnya kemudian,” katanya
Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait