Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai perlu dipikirkan kesejahteraan kepala daerah dan PNS agar tidak korupsi. (Foto: Ist)
Dita Angga

JAKARTA, iNews.id - Banyaknya kepala daerah serta ASN yang korupsi menjadi perhatian. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menilai perlu dipikirkan bagaimana meningkatkan kesejahteraan untuk mencegah kasus korupsi. 

Menurut mantan Kapolri ini, salah satu pemicu terjadinya korupsi adalah karena sistem pilkada langsung yang begitu mahal. 

“Nah ini perlu menjadi pemikiran bagi kita. Saya sangat yakin juga teman-teman ASN, kepala daerah itu kalau mereka cukup dalam arti kebutuhan dasar untuk sekolah anaknya, untuk biaya hidup, cukup untuk liburan mereka, kita semua tidak ingin untuk melakukan pelanggaran korupsi dan lain-lain. Tapi situasi membuat itu,” ujarnya dalam acara Launching Sinergitas Pengelolaan Bersama Monitoring Centre For Prevention(MCP) dan Rakorwasdanas Tahun 2021, Selasa (31/8/2021).

Dia mengakui bahwa dalam hal peningkatan kesejahteraan dan pencegahan korupsi seperti ayam dan telur, sulit diputuskan mana yang harus didahulukan.

“Kemudian bagaimana untuk meningkatkan kesejahteraan. Memang seperti ayam dan telur. Diharapkan tidak ada korupsi maka ada kapasitas fiskal memperkuat kesejahteraan. Tapi mana yang duluan ini jadi problem. Dan ini menjadi bahan kita ke depan untuk menyelesaikan masalah ini,” katanya.

Pada kesempatan itu Tito mengungkapkan analogi bahwa untuk mendapatkan kinerja yang baik perlu kesejahteraan yang baik pula. Di sisi lain kalau kesejahteraan membaik belum tentu kinerja akan baik. 

“Tapi yang pasti mayoritas pegawai yang kesejahteraan tidak baik kita tidak bisa berharap banyak mereka kinerjanya akan baik,” ujarnya.


Editor : Berli Zulkanedi

BERITA TERKAIT