Bupati Banyuasin berkantor di kecamatan. (Foto: Istimewa)

"Dalam minggu ini saja, kita dapat lima penghargaan, yakni dua level nasional seperti Inovasi Jam Kunci Terbaik Nasional. Dan insyaallah Jam Kunci ini akan diikutsertakan berlomba di tingkat Internasional di PBB. Lalu, penghargaan Bhumandala Award kategori Inovasi Pemanfaatan Informasi Geospasial Tahun 2020. Dan di tingkat penghargaan regional Sumsel kita meraih predikat Pembina Pengelolaan Dana Desa terbaik, Pembina Program Kampung Iklim Tingkat Provinsi Sumsel tahun 2020 dan penghargaan Pelayanan Perizinan Terbaik kedia," katanya..

Melalui program infrastruktur, kata Askolani, kerusakan jalan di Kabupaten Banyuasin yang menjadi kendala selama ini sudah banyak teratasi. Sejak tahun 2019-2020 terdapat tujuh jalan poros telah selesai dikerjakan dengan cor beton. Pada tahun mendatang akan kembali dibangun tujuh jalan poros lainnya, diantaranya jalan poros Muara Telang ke SMT.

"Jalan poros kita bangun, dermaga termasuk kapalnya juga kita siapkan yang saat ini tengah dikerjakan di Mariana, tahun 2022 akan kita resmikan. Anggaran yang siapkan untuk SMT ini sangat besar, untuk dermaga itu biayanya Rp35 miliar, Kapal Rp25 miliar. Pembiayaannnya dari APBD Banyuasin, Dana Bangub Rp40 miliar, dana PEN Rp37 miliar dan Jalan Poros Sumber Jaya ke SMT Rp1,7 miliar," katanya.


Editor : Berli Zulkanedi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network