Dua pilot maskapai Air France berkelahi di dalam kokpit. (Foto: Reuters)
Rahman Asmardika

PARIS, iNews.id - Pilot yang terlihat tenang dan fokus ternyata dapat melakukan hal tidak terduga. Tidak main-main, oknum pilot juga dapat berkelahi dalam kokpit bahkan beberapa saat setelah pesawat lepas landas. 

Akibat tindakan yang tidak dapat mengendalikan emosi itu, kedua pilot maskapai Air France diskors usai kedapatan berkelahi di dalam kokpit di tengah penerbangan menuju Paris, Prancis pada Juni. 

Insiden itu terungkap setelah Biro Penyelidikan dan Analisis untuk Keselamatan Penerbangan Sipil (BEA), badan investigasi udara Prancis, merilis laporan yang menyoroti masalah terdokumentasi di antara pilot Air France.

Insiden itu dikatakan terjadi beberapa saat setelah pesawat lepas landas dari Jenewa, Swiss, dengan staf penerbangan terpaksa turun tangan setelah kedua pilot dilaporkan saling mencengkeram kerah mereka. 

Meskipun penerbangan berlanjut tanpa masalah lebih lanjut setelah perkelahian itu, outlet Swiss La Tribune melaporkan bahwa satu anggota awak menghabiskan durasi penerbangan di dalam kokpit sebagai tindakan pencegahan.

BEA telah mengindikasikan bahwa mereka tidak diberitahu tentang insiden Juni karena tidak ada konsekuensi yang dilaporkan untuk penerbangan tersebut; Namun, kedua pilot saat ini sedang menunggu keputusan dari manajemen tentang masalah tersebut, demikian dilaporkan Sputnik.

Berita bentrokan kokpit Juni muncul setelah badan penerbangan Prancis menerbitkan laporan pada Selasa (23/8/2022), yang merinci bagaimana berbagai penyimpangan dalam Air France menunjuk pada budaya kecelakaan keselamatan di antara pilot maskapai, mencatat pilot kurang memiliki ketelitian.

Laporan tersebut secara khusus menyoroti insiden Desember 2020 di mana pilot memilih untuk mengubah rute penerbangan mereka setelah pesawat mengalami kebocoran bahan bakar daripada mengikuti prosedur keselamatan, yang menetapkan bahwa pendaratan darurat dilakukan, atau aliran listrik ke mesin yang terpengaruh terputus.

Para pejabat menggarisbawahi bahwa dengan tidak mengikuti prosedur keselamatan, mesin yang terkena dampak bisa terbakar. Tiga kasus serupa yang terjadi antara 2017 dan 2022 juga dirinci.

Air France telah berjanji untuk mengikuti rekomendasi keselamatan yang baru-baru ini dikeluarkan BEA, menambahkan bahwa pihaknya sedang melakukan audit keselamatan.


Editor : Berli Zulkanedi

BERITA TERKAIT