Viral Oknum Perwira TNI Aniaya Anak 11 Tahun di Palembang, Lokasi Kejadian di Musala
Menurut Tri, saat kejadian kondisi sekitar sedang ramai. Karena itu pelaku tidak jadi memukul dan membawa korban rumahnya. "Anak saya pada saat ini nangis tapi masih dipaksa dan diseret oleh pelaku ke rumahnya dan disuruh duduk di pojokan sedang pelaku pergi begitu saja," katanya.
"Saya langsung ke rumah pelaku dan di sana saya cari anak saya. Tapi saya cari pelaku dia tidak ada di sana, saya ketok-ketok rumahnya tapi tidak ada yang keluar," katanya.
Akibat dari peristiwa penganiayaan tersebut, pun mengalami trauma berat dan takut ke luar kamar. "Padahal kalau biasanya dia itu senang main sama teman-temannya, dan kalau dengan bapak-bapak warga sini akrab sekali apalagi kalau diajak main bola paling seneng dia, tapi sekarang banyak diam karena takut," cerita ayah korban.
Peristiwa tak patut dicontoh ini telah dilaporkan orang tua korban ke Pomdam II Sriwijaya. "Syukurlah laporan kami telah diterima, saya berterima kasih kepada Denpom II /Sriwijaya telah menerima laporan kami layangkan," kata Tri.
Sementara itu, Kapendam II Sriwijaya Kolonel Kav Rohay Happy Ariyanto menanggapi kejadian insiden penganiayana dilakukan oleh oknum perwira TNI Letkol ZK. Sedangkan saat ditanyakan terkait video penganiayaan yang viral, Kolonel Kav Rohay mengaku belum melihat. "Saya malah belum tahu saya cek dulu, karena tidak jelas videonya. Tapi proses ini sedang ditangani Denpom," katanya.
Editor: Berli Zulkanedi