get app
inews
Aa Text
Read Next : Marak Begal Motor, Warga Kabupaten OKU Sumsel Resah

Terungkap, Mahasiswa Korban Penganiayaan Mendapatkan Ancaman dari Senior 

Selasa, 04 Oktober 2022 - 14:07:00 WIB
Terungkap, Mahasiswa Korban Penganiayaan Mendapatkan Ancaman dari Senior 
Mahasiswa korban penganiayaan senior mengaku mendapatkan ancaman. (Foto: Ilustrasi/Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang yang menjadi korban penganiayaan senior saat Pendidikan Dasar (Diksar) Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Litbang buka suara. Melalui video, korban menceritakan penganiayaan yang dialaminya hingga tekanan dan ancaman dari panitis diksar. 

"Saya mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, saya menjadi korban kekerasan pada saat berlangsungnya kegiatan Diksar UKMK Litbang. Saya dengan tegas mengatakan benar menjadi korban penganiayaan, diancam, tersundut bara rokok hingga ditelanjangi," ujar korban dalam video dikuti, Selasa (4/10/2022).

Terkait video yang beredar sebelumnya tentang dirinya membantah ada kekerasan, korban mengaku video tersebut terpaksa dibuat karena dirinya mendapat tekanan dan ancaman dari panitia diksar yang merupakan mahasiswa senior. "Untuk itu saya meminta keadilan kepada pihak berwenang," katanya.

Sebelumnya beredar video korban yang mengklarifikasi mengenai kejadian yang dialaminya, hingga menyatakan informasi yang disebarluaskan tersebut hoaks. Namun pada kenyataannya berbanding terbalik.

Ibu korban, Maimunah juga menyatakan, jika dalam video sebelumnya anaknya tersebut dalam keadaan tertekan diminta para panitia yang tidak lain merupakan seniornya agar tidak melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

"Video itu dibuat anak saya dalam posisi tertekan dan diancam, dan video dibuat setelah dilakukan penganiayaan dan dipakaikan bedak supaya lebam di muka tidak terlihat," katanya.

Diberitakan sebelumnya, pasca-dugaan kasus kekerasan tersebut heboh, pihak kampus akhirnya membentuk tim investigasi.

Ketua Tim Investigasi, Kun Budianto mengatakan, tim investigasi tersebut untuk menghimpun seluruh informasi sesuai fakta yang terjadi saat Diksar di Bumi Perkemahan Gandus, Palembang.

"Saat ini tim masih mendalami fakta, siapa yang menjadi dalang dari kasus ini, siapa saja pelaku yang terlibat dan motif pengeroyokan, termasuk meminta keterangan dari para terduga pelaku," ujar Kun.

Akibat dari dugaan tindakan kekerasan tersebut, korban diketahui sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina Jakabaring. Korban mengalami banyak luka lebam.

Dijelaskan Kun, pihak kampus akan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku yang terbukti melanggar kode etik. "Kami juga akan memintai keterangan dari pelaku apabila mereka terbukti melakukan tindakan tersebut sesuai penyelidikan maka konsekuensinya dikeluarkan dari kampus," katanya.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut