Taksi Gelap Pukul Mobil Taksi Daring dan Turunkan Penumpangnya di Bandara SMB II Palembang

M Arif Eko Wibowo ยท Minggu, 05 November 2017 - 19:19 WIB
Taksi Gelap Pukul Mobil Taksi Daring dan Turunkan Penumpangnya di Bandara SMB II Palembang
Video taksi daring diberhentikan dan diturunkan penumpangnya oleh taksi gelap di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang. (Foto: iNews.com/M.Arif Eko Wibowo).

PALEMBANG, iNews.id - Sopir taksi daring dengan mobil berwarna putih dihadang oleh sopir taksi gelap di pintu masuk keberangkatan Bandara Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II, Palembang. Bahkan memaksa penumpang taksi daring untuk turun dan mengeluarkan secara paksa barang bawaannya.

Kejadian tersebut sempat terekam kamera seorang warga yang kebetulan berada di lokasi tesebut. Terlihat di video yang didapat dan disebar luaskan oleh masyarakat melalui akun instagramnya yang bermana mb_arif_w, kendaraan taksi daring dipukul beberapa kali dengan keras dan penumpang dipaksa turun untuk ikut dengan sopir taksi gelap.

Bahkan sempat terjadi bersitegang antara sopir taksi gelap dengan salah satu warga yang merekan yang merupakan seorang jurnalis tv. Melihat jika dirinya direkam oleh seseorang, sopir taksi gelap tersebut mendatangi dan meminta untuk dihapus.

Terlihat juga beberapa orang sempat bercekcok mulut dengan sopir taksi gelap dan menanyakan kenapa melakukan hal ini. Seperti diketahui, saat ini payung hukum taksi daring sedang memasuki masa transisi, seperti yang dilansir dari okezone.com Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta setiap pengemudi taksi daring untuk mematuhi peraturan yang berlaku yakni dengan melakukan uji KIR sebagai syarat kendaraan komersial.

"Dalam upaya pemerintah memberikan suatu perlindungan dasar hukum bagi taksi online, maka kita memberikan syarat-syarat bagi semua. Oleh karena itu syarat harus dipenuhi," ujar Budi dalam tinjauan uji KIR di UP PKB Pulogadung, Jakarta, Minggu (5/11/2017).

Dalam pemenuhan syarat ini dinyatakan Budi diberikan waktu tiga bulan bagi setiap taksi online untuk melakukan uji KIR pada kendaraannya. "Batas waktu maksimal 3 bulan, pengawasan yang akan melakukan Dishub, dan yang bagian hukum itu polisi," ujar Budi.


Editor : Kurnia Illahi