Sengketa Lahan Perkebunan di Lahat, 2 Warga Tewas 2 Luka-Luka

Bala Putra ยท Minggu, 22 Maret 2020 - 04:00 WIB
Sengketa Lahan Perkebunan di Lahat, 2 Warga Tewas 2 Luka-Luka
Ilustrasi bentrokan. (Foto: Okezone)

LAHAT, iNews.idBentrokan berdarah akibat sengketa lahan terjadi di kawasan perkebunan di Desa Pagar Batu, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sabtu (21/3/2020). Dua warga tewas dan dua luka-luka. Satu korban dari perusahaan juga terluka.

Informasi yang diperoleh iNews, kedua korban tewas, yakni Putra (40) dan Suryadi (35). Sementara dua warga yang terluka yakmni, Lion Agustin (35) dan Sumarlin (38).

Bentrokan ini terjadi Sabtu siang di kawasan perusahaan. Kronologi bentrokan berdarah ini belum diketahui pasti. Namun, perebutan lahan antara perusahaan dan warga sudah cukup lama terjadi di kawasan ini. Proses penyelesaian lahan terus dilakukan dimediasi Pemkab Lahat, namun belum ada titik tengah.

Bupati Lahat Cik Ujang yang melihat langsung dua korban luka di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Lahat menjelaskan, Pemkab Lahat saat ini sedang menunggu jawaban dari perusahaan yang bentrok dengan warga selama ini agar lahan yang menjadi objek sengketa menjadi kawasan plasma. Dengan begitu, kedua belah pihak dapat mendapat keuntungan.

“Sayangnya, bentrokan telanjur terjadi sebelum PT Arta Prigel mengeluarkan keputusan,” kata Cik Ujang.

Bupati juga berharap kedua belah pihak dapat menahan diri sehingga kasus bentrokan yang merenggut korban jiwa ini tak lagi terjadi hingga ada hasil akhir dari mediasi yang terus dilakukan.


Editor : Maria Christina