Sempat Buron, Pelaku Terakhir Pembunuhan di Musala Palembang Menyerahkan Diri

Firdaus ยท Senin, 27 Juli 2020 - 10:45 WIB
Sempat Buron, Pelaku Terakhir Pembunuhan di Musala Palembang Menyerahkan Diri
Pelaku terakhir kasus pembunuhan di depan musala Palembang akhirnya menyerahkan diri (Firdaus/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Arfani (31) akhirnya menyerahkan diri ke Subdit Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Arfani merupakan satu dari empat pelaku pembunuhan Muslim (40) di depan Musala Abadin 1 Ilir Palembang.

Arfani menyerahkan diri dengan diantar istri dan keluarganya. Dia menyerahkan diri karena dua rekan dan kakaknya telah ditangkap polisi.

Sebelum menyerahkan diri, pria yang bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot) ini sempat bersembunyi di desa Teluk Lubuk, Tanjung Enim, Sumsel.

"Abis kejadian pulang ke rumah, terus ke Teluk Lubuk," kata Arfani kepada peyidik di Polda Sumsel, Senin (27/6/2020).

Arfani menambahkan, dirinya tidak janjian dengan pelaku lainnya untuk menghabisi nyawa Muslim. Pembunuhan terkait teror utang narkoba ini karena Hendra Kusuma, kakak kedua dari Arfani mempunyai utang puluhan juta rupiah ke korban.

"Tak ada niat, jadi sebelum kejadian saya ditelepon oleh keponakan karena diadang oleh korban. Ketika ingin menjemput keponakan yang diadang, saya bawa ini (senjata tajam). Pas di lokasi ketemulah," kata dia.

Dalam aksinya, Arfani berperan membacok tangan sebelah kanan korban. Kemudian, Deni, menembak korban dengan senjata api rakitan.

Sementara itu, Tiwi istri pelaku tak berhenti menangis saat mengantar suaminya menyerahkan diri ke polisi.

"Aku kaget dikasih tau kalau kejadian itu yang melakukan dia," katanya.

Dengan menyerahnya Arfani, maka seluruh pelaku pembunuhan terhadap Muslim sudah tertangkap. Ketiga pelaku lainnya yakni Deni Afriadi (36), Mukroni (49), Retno (21).

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP Ayat ke-2 dan ke-3 tentang Tindak Pidana Pembunuhan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto