Puncak Kemarau di Sumsel Masih Ada Hujan, Begini Penjelasan BMKG

Antara ยท Sabtu, 07 Agustus 2021 - 15:08:00 WIB
 Puncak Kemarau di Sumsel Masih Ada Hujan, Begini Penjelasan BMKG
Hujan masih berpotensi turun selama musi kemarau di Sumsel sampai September mendatang. (Foto: Ilustrasi/Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan Sumatera Selatan tetap mengalami hujan di musim kemarau pada Agustus-September 2021. Hujan diprediksi tetap turun karena pengaruh fenomena Indian Ocean Dipole.

Kepala BMKG SMB II Palembang Desindra Deddy Kurniawan mengatakan, akibat pengaruh fenomena tersebut membuat terjadi pembentukan awan di Sumatera akibat adanya masa udara dari India sebelah barat yang masuk. “Sehingga banyak uap air, walau sekarang ada musim kemarau tapi tetap ada hujan,” kata Desindra, Sabtu (7/8/2021).

Kondisi ini mengandung kemiripan dengan cuaca dan iklim yang terjadi di tahun 2020, namun curah hujan selama musim kemarau tersebut hanya berkisar 50 mm per dasarian atau tidak melebihi 150 mm dalam satu bulan atau kategori menengah. Berkat adanya hujan ini, setidaknya turut membantu dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Desindra mengatakan, sebelunya terdapat sejumlah titik api di Sumsel. Namun setelah turun hujan pada Jumat (6/8/2021) Sumsel kembali ke status hijau atau aman karhutla. Walau demikian, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan, karena sejatinya karhutla itu terjadi disebabkan oleh 99 persen ulah manusia. “Jadi kewaspadaan tetap harus ditingkatkan,” kata dia.

Editor : Berli Zulkanedi

Bagikan Artikel: