Pengedar Narkoba di Palembang Simpan Sabu di Kotak Mainan Anak Avangers

Firdaus ยท Rabu, 22 Januari 2020 - 11:19:00 WIB
Pengedar Narkoba di Palembang Simpan Sabu di Kotak Mainan Anak Avangers
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu saat menunjukkan kotak Mainan Avangers yang digunakan untuk menyimpan sabu (Firdaus/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Roza Irawan alias Awang (27) mencoba mengelabui jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Bukan tanpa alasan, Awang yang merupakan pengedar narkoba di wilayah Sumsel, mengemas 270,42 gram sabu ke dalam kotak mainan anak-anak.

"Modusnya ini disembunyikan di kotak mainan anak-anak. Di dalam kotak mainan Avangers," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu di Mapolda Sumsel, Rabu (22/1/2020).

Heri menambahkan, sabu itu disimpan di dalam kotak mainan Avangers dan kemudian dimasukkan ke dalam tas punggung perempuan.

"Ini kemudian disimpan di tas perempuan," kata Heri sembari menunjukan tas dan kotak mainan tersebut.

Awang sendiri ditangkap di halaman parkir pertokoan Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat Satu, Palembang, Senin lalu (13/1/2020). Dia ditangkap saat menunggu seseorang yang akan mengambil pesanan sabu-sabu.

BACA JUGA: Kurir Narkoba di Palembang Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti 270,42 Gram Sabu

Usai ditangkap, polisi membawa pelaku ke rumahnya di Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir. Di rumah, polisi menemukan sabu yang disimpan di dalam tas perempuan.

Dia mengimbau kepada orangtua agar lebih hati-hati dan waspada saat membeli mainan anak.

Kotak Mainan Avangers yang digunakan untuk menyimpan sabu (Firdaus/iNews)
Kotak Mainan Avangers yang digunakan untuk menyimpan sabu (Firdaus/iNews)

 

"Ini yang perlu kita waspadai, jangan sampai anak-anak dapat mainan pas dibuka isinya narkoba," katanya.

Selain menangkap Awang, polisi menyita barang bukti berupa 270,42 gram narkoba jenis sabu, timbangan digital, tas perempuan, kotak mainan anak avangers dan ponsel.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat denganb Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkoba dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto