Pendaftaran Nikah di Kemenag Sumsel Masih Dibuka, Tapi Via Online

Antara ยท Minggu, 05 April 2020 - 08:32 WIB
Pendaftaran Nikah di Kemenag Sumsel Masih Dibuka, Tapi Via Online
Ilustrasi menikah (Foto: Dokumen Humas Kemenag)

PALEMBANG, iNews.id - Pendaftaran pernikahan bagi warga di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) ditutup sementara waktu untuk mencegah penyebaran virus corona. Namun, calon pengantin masih bisa mendaftar melalui sistem dalam jaringan (daring) atau online.

"Pendaftaran dapat dilaksanakan secara berjaringan atau online melalui website simkah.kemenag.go.id," kata Kakanwil Kemenag Sumsel HM. Alfajri Zabidi melalui Kasubbag Umum dan Humas Saefudin dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Palembang, Sabtu (4/4/2020).

Dia mengatakan berdasarkan edaran yang dikeluarkan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI tertanggal 2 April 2020, Kemenag mengambil kebijakan untuk meniadakan sementara pendaftaran nikah melalui tatap muka langsung. Selain itu, Kemenag juga melarang pelaksanaan akad nikah di luar balai nikah atau KUA.

“Kalau sebelumnya pelaksanaan akad nikah masih boleh dilaksanakan di luar balai nikah dengan syarat hanya dihadiri maksimal 10 orang, nah mulai April ini, akad nikah hanya boleh dilaksanakan di Kantor Urusan Agama atau balai nikah. Yang hadir pun dibatasi, tidak boleh lebih dari 10 orang,” ucapnya.

Pernikahan yang dilaksanakan per April ini, lanjut Saefudin, juga hanya untuk mereka yang sudah mendaftar sebelum April. Sebab mulai April ini, Kemenag tidak lagi menerima pendaftaran nikah melalui tatap muka langsung.

"Jadi mereka yang ingin mendaftar hanya bisa melalui online atau berjaringan," ujarnya.

Masyarakat diharapkan dapat memahami dan memaklumi kondisi ini karena pemerintah akan terus berusaha mengambil kebijakan terbaik bagi kepentingan masyarakat banyak.

Covid-19 memang memberikan dampak signifikan dalam proses pelayanan terhadap masyarakat. Baik pelayanan nikah, haji, maupun pelayanan-pelayanan lainnya. Namun di tengah keterbatasan tersebut, pemerintah berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik.

"Meski saat ini pegawai Kemenag Sumsel diinstruksikan bekerja dari rumah (work from home), namun pihaknya siap hadir ke kantor bila dibutuhkan untuk memberikan pelayanan," ucapnya.


Editor : Nani Suherni