Pembangunan Jembatan Lematang Pagaralam Butuh Dana Rp400 Miliar

Antara ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 16:07 WIB
Pembangunan Jembatan Lematang Pagaralam Butuh Dana Rp400 Miliar
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (Bambang Irawan/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Pembangunan Jembatan Liku Lematang Kota Pagaralam membutuhkan dana Rp400 miliar. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

"Dananya sebesar itu (Rp400 miliar), kami akan menindaklanjuti," kata Herman kepada wartawan, Kamis (16/1/2020).

Herman menambahkan, pembangunan Jembatan Lematang segera ditindaklanjuti dan dalam waktu dekat dirinya akan menghadap Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, agar proyek tersebut menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Bahkan, Herman telah menyampaikan hal tersebut dan menghadap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi agar pembangunan Jembatan Lematang ditindaklanjuti.

BACA JUGA: Cerita Wali Kota Pagaralam, Usul Bangun Jembatan tapi Ditolak Pemerintah Pusat

Lebih lanjut Herman menuturkan, pembangunan Jembatan Liku Lematang sudah diusulkan sejak tahun 2016. Nantinya, kata Herman, pembangunan Jembatan Lematang tidak didesain ulang. Pasalnya, jembatan ini sudah didesain pada tahun 2016.

Meski tak didesain ulang, desain itu akan dikaji dan dianalisis mengenai dampak lingkungan dan lalu lintas.

"Pemkot Pagaralam telah menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk diajukan ke Kementerian PUPR," kata dia.

Seperti diketahui, Kebutuhan pembangunan Jembatan Lematang dianggap sangat penting karena kondisi jalan di sekitar lokasi terbilang berbahaya. Banyak jalan dengan tikungan tajam serta tidak adanya pembatas besi jalan.

Penampakan Jalan Lintas Pagaralam lokasi kecelakaan Bus Sriwijaya di Pagaralam Sumsel ( Foto/SINDOtv/Era NW)
Penampakan Jalan Lintas Pagaralam lokasi kecelakaan Bus Sriwijaya di Pagaralam Sumsel ( Foto/SINDOtv/Era NW)

 

Jembatan itu juga untuk menghindari terulangnya kecelakaan maut yang menimpa Bus Sriwijaya beberapa waktu yang lalu. Bus itu terjun ke jurang dan menewaskan 35 penumpang.

Pemkot Pagaralam sendiri ternyata sudah mengusulkan pembangunan jembatan Lematang sejak tahun 2016 silam. Sayangnya, usulan itu ditolak oleh pemerintah pusat.

Tak hanya usul, pemkot bahkan sudah menyertakan desain dan rencana konstruksi. Lantaran menolak pembangunan jembatan, pemerintah pusat hanya mengucurkan dana untuk melebarkan jalan.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto