Menag Lantik Nyayu Khodijah, Rektor Perempuan Pertama UIN Raden Fatah Palembang

Felldy Utama, Antara ยท Jumat, 24 Juli 2020 - 04:04 WIB
Menag Lantik Nyayu Khodijah, Rektor Perempuan Pertama UIN Raden Fatah Palembang
Profesor Nyayu Khodijah (kiri) terpilih sebagai Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (23/7/2020). (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan mengukir sejarah. Untuk pertama kali kampus itu dipimpin rektor perempuan. Sang rektor tersebut yakni Profesor Nyayu Khodijah.

Nyayu dilantik Menteri Agama Fachrul Razi di gedung Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (23/7/2020). Selain Nyayu, turut dilantik pula Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, Marjoni Imamora, dan Ketua Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kunturan Singaraja, I Gede Suwindia.

Fachrul mengatakan, pimpinan perguruan tinggi yang baru dilantik dipilih bukan karena kenal dengan menteri maupun wakil menteri agama. Ketiganya dipilih karena panitia seleksi menilai layak.

"Laksanakan tugas dengan baik, dan mengemban amanah sebaik-baiknya. Seleksi pimpinan PTKN bebas dari intervensi dan gratifikasi," kata Menag, melalui keterangan tertulis.

Pelantikan Nyayu Khodijah oleh Menag, Kamis (23/7/2020). (Foto: Kemenag).
Pelantikan Nyayu Khodijah oleh Menag, Kamis (23/7/2020). (Foto: Kemenag).

Hadir dalam pelantikan ini Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, Plt Sekjen Kemenag Nizar, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, staf khusus Menteri Agama, serta sejumlah pejabat II Kemenag.

Terpilihnya Nyayu sebagai rektor periode 2020-2024 menjadi catatan sejarah bagi UIN Raden Fatah. Dia perempuan pertama yang menakhodai universitas Islam terkemuka di Sumsel ini.

"Beliau tercatat sebagai rektor perempuan UIN pertama di sini (Palembang), kalau Se-indonesia beliau rektor perempuan kedua setelah Prof Amany di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta," kata pejabat Humas UIN Raden Fatah, Elis.

Nyayu menjadi rektor ke-13 UIN Raden Fatah. Guru Besar Fakultas Tarbiyah ini menggantikan posisi rektor sebelumnya, Sirozi.

Dalam pemilihan rektor yang mulai digelar sejak Januari 2020, Nyayu bersaing dengan empat guru besar lainnya, yakni Abdullah Idi, Izomiddin, Muhajirin, dan calon petahana yakni Sirozi.

Kelimanya telah memaparkan pengalaman akademisi, visi, dan misi terkait masa depan UIN Raden Fatah Palembang di depan 32 anggota senat secara tertutup. Namun Nyayu yang akhirnya berhasil terpilih.

Mantan Rektor UIN Raden Fatah Sirozi menyampaikan selamat atas terpilihnya Nyayu. Dia berharap, semakin banyak prestasi ditorehkan UIN Raden Fatah di bawah kepemimpinan rektor baru.

"Semoga rektor yang baru senantiasa diberi ide, inspirasi dan hidaya serta kekuatan lahir maupun batin untuk memimpin UIN Raden Fatah ke depan," kata Sirozi.


Editor : Zen Teguh