Korban Tewas Kecelakaan Speed Boat di Banyuasin Bertambah Jadi 7 Orang

Firdaus ยท Selasa, 19 Maret 2019 - 08:40 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Speed Boat di Banyuasin Bertambah Jadi 7 Orang
Polda Sumsel membuka Posko Tim DVI Biddokes di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Sumsel, untuk penanganan para korban kecelakaan Speed Boat Awet Muda, Senin (19/3/2019). (Foto: iNews/Firdaus)

PALEMBANG, iNews.id – Jumlah korban tewas dalam kecelakaan Kapal Speed Boat Awet Muda di perairan Sungai Musi, Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (18/3/2019), bertambah menjadi tujuh orang. Sebelumnya, korban yang meninggal dunia hanya empat orang dan tiga lainnya dinyatakan hilang.

Petugas gabungan dibantu warga berhasil menemukan tiga korban yang hilang dalam keadaan selamat. Sementara tiga korban tewas lainnya sempat mendapat perawatan akibat luka berat yang dialami.

Adapun tujuh penumpang speed boat yang tewas yakni, pengemudi speed boat, Muhammad (50) dan kernetnya Kodar (20). Kemudian, Muhidin (24), Ganjar Winarsih (39), Tarno (50), Husnul (60), dan Sofian (60).


Empat dari penumpang yang tewas sudah diambil pihak keluarga. Sementara dua jenazah korban kecelakaan speed boat dibawa ke Ruang Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang dan satu jenazah di Rumah Sakit AK Gani Palembang.

Para korban tewas akibat benturan keras saat speed boat berpenumpang 20 orang itu menghantam pohon di perairan Sungai Musi, Jalur 10, Desa Upang, Kabupaten Banyuasin, Senin siang.

Sementara itu para korban yang selamat juga mengalami luka berat dan luka ringan. Para korban selamat di antaranya, Satimen (50), Marbiro, Budi (30), Aqila (1), Feli (32), Febro (21), Hainim (50), Setio (38), Satimin (37), dan Risa (15).

Camat Karang Agung Ilir Musi Banyuasin, Yose Rizal mengatakan, ada lima orang warganya yang menjadi korban tewas dalam kecelakaan kapal cepat itu. “Warga kami yang jadi korban lima orang. Sebagian sudah dibawa keluarga,” kata Yose Rizal di RS Bhayangkara Palembang, Selasa (19/3/2019).

Sementara menurut keterangan dari penumpang yang selamat, Budi, tidak diketahui secara pasti penyebab speed boat tersebut oleng, lalu menabrak pohon hingga hancur dan tenggelam.

Budi mengaku selain dirinya, istri dan anaknya yang masih balita juga berhasil selamat dari insiden itu. Saat kejadian, mereka duduk di bagian belakang hingga tidak mengalami benturan.

“Alhamdulillah kami tidak terkena benturan. Sebelum kejadian, tiba-tiba saja kapal oleng dan menabrak pohon. Tapi, saya tidak tahu kenapa tiba-tiba oleng,” kata Budi.

Diberitakan sebelumnya, Kapal Speed Boat Awet Muda berkekuatan 200 PK berangkat dari Primer Karang Agung, Musi Banyuasin, Sumsel, menuju Pelabuhan Benteng Kuto Besak, Palembang. Kapal tiba-tiba oleng dan menabrak pohon pedado yang berada di pinggir sungai hingga hancur di perairan Sungai Musi, Desa Upang Jaya Jalur 10 Muara Telang, Banyuasin.


Editor : Maria Christina