Kisah Jenderal Dudung di Lubuklinggau, Jadi Ustaz Dadakan hingga Atasi Bentrok dengan Ceramah

Era Neizma Wedya ยท Rabu, 09 Maret 2022 - 09:26:00 WIB
 Kisah Jenderal Dudung di Lubuklinggau, Jadi Ustaz Dadakan hingga Atasi Bentrok dengan Ceramah
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Markas Dandim 0406 Lubuklinggau. (Foto: Era N)

LUBUKLINGGAU, iNews.id - Banyak kisah menarik yang teringat kembali saat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengunjungi Kodim 0406 Lubuklinggau yang dulunya bernama Kodim Musi Rawas. Di antaranya mengenai penyelesaian bentrok maut antar Desa Batu Gaja dengan Desa Maur di Kecamatan Rupit, Musi Rawas Utara (Muratara) yang dulu masih menjadi wilayah Kabupaten Musi Rawas.

Bentrok antarwarga yang menelan korban jiwa itu terjadi sekitar tahun 2004. Warga kedua desa bersiap untuk saling serang. Situasi terus memanas dan tembakan senjata rakitan terdengar di kedua desa. Kapolres, Sekda dan Ketua DPRD saat itu yang datang untuk meredam emosi warga tidak membuahkan hasil. Bahkan ketiganya sempat tertahan di Desa Maur yang situasinya tidak terkendali.  

"Waktu itu Kapolres, Sekda dan Ketua DPRD sudah disandera di Maur, kemudian saya datang lalu saya ceramahi warga di sana. Setelah itu semua bisa selesai, batu-batu langsung disingkirkan, karena seminggu sebelumnya saya ceramah di sana (Maur), saat turun mobil langsung disambut Allahu Akbar Pak Ustad," kata Dudung di Markas Kodim 0406 Lubuklinggau, Selasa (8/3/2022).

Ditambahkan Dudung, saat masih menjadi Dandim ia sering menjadi ustaz dadakan. Dirinya sering diundang warga mengisi ceramah pengajian, Idul Fitri, bahkan kadang sering diundang untuk mengisi ceramah pernikahan hingga wilayah Muara Kulam (Muratara). 

"Dari modal itulah kita bisa, walaupun di rumah kalau istri lihat saya pakai peci dan surban selalu dibilang ustaz dadakan," kata  Dudung disambut tawa anggota Kodim.

Editor : Berli Zulkanedi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: