Kejari Palembang Hancurkan 143.000 Gawai dan Barang Elektronik Selundupan China

Antara ยท Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:07:00 WIB
Kejari Palembang Hancurkan 143.000 Gawai dan Barang Elektronik Selundupan China
Kejari Palembang Sumsel musnahkan gawai dan barang elektronik selundupan dari China (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) memusnahkan puluhan ribu gawai dan barang elektronik asal China. Gawai itu merupakan hasil sitaan yang diamankan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Madya Pabean B Palembang.

"Puluhan ribu barang ilegal tersebut disita dari dua terpidana penyelundupan barang ilegal yakni Ali Akbar dan Jedi Suwianto. Barang itu dihancurkan dengan cara dilindas alat berat," kata Kepala Kejari Palembang Asmadi, , Jumat (7/8/2020).

Asmadi menambahkan, sebagian besar barang bukti yang dimusnahkan ini karena ada upaya pemalsuan dokumen yang berbeda dengan isi muatan berbeda.

Menurut Asmadi, keduanya terbukti melakukan tindak penyelundupan barang dari luar negeri dan melanggar Pasal 104 huruf a Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

"Ada 127 jenis barang ilegal dengan total 43.000 unit yang diselundupkan keduanya, mulai dari telepon pintar, tablet, aksesoris elektronik, dan berbagai mainan anak-anak," katanya.

Perbuatan terpidana Ali Akbar mengakibatkan kerugian negara hingga Rp9.673.588.000, dan dari terpidana Jedi mengakibatkan kerugian negara Rp2.356.428.000, sedangkan keduanya hanya didenda majelis hakim sebesar Rp500 juta.

Keduanya telah divonis 1,4 tahun oleh Pengadilan Negeri Kelas I A Palembang pada 18 Juni 2020.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyuluhan dan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Palembang Dwi Harmawanto mengatakan, terpidana Ali dan Jedi ditangkap petugas Bea Cukai Palembang bersama Kanwil Bea Cukai Sumbagtim pada 30 Januari 2020

"Modus keduanya memasukkan barang impor melalui jalur laut kemudian diangkut dengan dua unit truk, lalu saat berupaya mengantarkan barang ilegal itu keduanya kami tangkap di Jalan Soekarno-Hatta Kota Palembang," kata Dwi.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto