Keistimewaan Kerajaan Sriwijaya, Miliki Armada Angkatan Laut Hebat di Masanya

Hanna Ratih Aninditya · Senin, 19 September 2022 - 16:10:00 WIB
Keistimewaan Kerajaan Sriwijaya, Miliki Armada Angkatan Laut Hebat di Masanya
Keistimewaan Kerajaan Sriwijaya mulai berkembang pada pertengahan abad ke-7 M. (Foto: Kemdikbud).

LAHAT, iNews.id - Keistimewaan Kerajaan Sriwijaya mulai berkembang pada pertengahan abad ke-7 M. Saat itu Nusantara tengah menjadi kepulauan yang ramai dikunjungi oleh para musafir dari India dan China. 

Perkembangan tersebut dibuktikan dengan adanya artefaktual yang menunjukan hubungan yang sudah terjalin antara Nusantara, Asia Tenggara, India dan China sejak awal ketentuan masa masehi mulai dihitung. 

Masa itu seringkali disamakan dengan zaman protosejarah, yaitu masa periode transisi dari masa prasejarah menuju masa sejarah. Peninggalan Kerajaan Sriwijaya terkenal banyak tersebar di wilayah Sumatera Selatan.

Tak hanya itu, peninggalannya juga di temukan pada berbagai daerah di Indonesia seperti wilayah Jambi, Lampung, Pulau Bangka, dan pada wilayah Semenanjung Melayu di daerah Thailand selatan. Dari berbagai temuan yang tersebar luas, mudah ditafsirkan pada masanya Sriwijaya telah memiliki armada angkatan laut yang sangat memadai.

Keistimewaan Kerajaan Sriwijaya, Bahari di Asia Tenggara

1. Jalur Perdagangan dan Perairan

Kerajaan Sriwijaya sejak dahulu sudah menjadi kerajaan yang memiliki perdagangan rempah-rempah karena jalurnya berada di dekat jalur perairan, sehingga terbentuklah jalur pelayaran dan perdagangan antara Kanton, Sriwijaya, Jawa dan Melayu. 

Dari Sriwijaya para pedagang kemudian melanjutkan perjalanan menuju Nusantara bagian timur, India, Persia dan Arab. Para pelaut diharuskan melewati Pulau Bangka untuk menuju Sriwijaya. 

Pulau Bangka terkenal dengan Bukit Menumbing yang dijadikan sebagai pedoman oleh para pelaut untuk dapat memasuki mulut Sungai Musi yang menjadi jalan masuk menuju Kerajaan Sriwijaya. 

Pada awal abad ke-15 dalam peta disebut sebagai peta Mao K’un yang dibuat oleh Ma-huan, tertulis nama Peng-Chian. Nama tersebut diidentifikasikan sebagai Bukit Menumbing yang terletak di sebelah barat laut Pulau Bangka. Dalam bahasa itu, Shan memiliki arti gunung.

Saat ini Bukit Menumbing dapat disaksikan jika berlayar ke luar mulut Sungai Musi. Di Selat Bangka dari jauh akan terlihat bukit menonjol secara samar-samar. Bukit itu merupakan Bukit Menumbing.

Editor : Kurnia Illahi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: