get app
inews
Aa Text
Read Next : Herman Deru Dorong Setiap Ponpes di Sumsel Miliki Unit Usaha

Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan Diduga karena Sambaran Petir

Senin, 29 Maret 2021 - 09:38:00 WIB
Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Balongan Diduga karena Sambaran Petir
Kilang Minyak Pertamina Balongan terbakar. (Foto: MNC Portal)

JAKARTA, iNews.id – Kebakaran hebat di kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat diduga berawal dari sambaran petir. Pertamina menyebutkan saat kejadian terjadi hujan. 

“Terdengar ledakan, penyebabnya diduga tersambar petir memang tadi cuaca hujan,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Pemadam Kebakaran Indramayu, Suyanto, Senin (29/3/2021). 

Suyanto menambahkan, sambaran petir terjadi pukul 01.30 WIB. Saat itu, istansinya hanya mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar). Pasalnya, pihak Pertamina juga mempunyai sejumlah mobil pemadam khusus.

Sementra itu, Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya mengatakan, pertamina saat ini fokus dalam upaya pemadaman dan menyiapkan pengungsian.

"Saat ini tim HSSE Kilang Pertamina Balongan tengah fokus melakukan pemadaman api," kata Ifki.

Ifki menambahkan, ada dua tempat pengungsian. Lokasinya yakni di GOR Perumahan Bumi Patra dan Pendomo Kabupaten Indramayu.

"Pertamina telah menyiapkan tempat untuk evakuasi dan pengungsoan sementara bagi warga sekitar di GOR Perumahan Bumi Patra dan Pendomo Kabupaten Indramayu," katanya.

Ifki melanjutkan, dari hasil pemeriksaan,  empat orang terluka akibat kebakaran itu. Mereka dirujuk di RSUD Indramayu.

"Saat insiden terjadi, ada 4 warga yang tengah melintas sehingga mengalami luka bakar dan langsung dirujuk untuk perawatan intensive di RSUD Indramayu," katanya.

Sebelumnya, Kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terbakar. Api yang melalap fasilitas energi itu terlihat dari jarak sejauh lima kilometer

Kebakaran juga disertai suara ledakan atau dentuman keras. Warga di sekitar lokasi kejadian pun berteriak dan berlari mencari tempat aman.

Editor: Berli Zulkanedi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut