Kabur saat Ditangkap, Pencuri Ban Serep Truk di Palembang Ditembak Polisi

Firdaus ยท Kamis, 23 Januari 2020 - 16:19 WIB
Kabur saat Ditangkap, Pencuri Ban Serep Truk di Palembang Ditembak Polisi
Pencuri ban serep truk bernama Aji saat ditangkap anggota Polda Sumsel (Firdaus/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Jajaran Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) membekuk satu dari tiga pelaku pencurian ban serep truk. Pelaku diketahui bernama Aji Saputra (22) warga Jalan Sungai Tawar, Kelurahan 29 Ilir, Ilir Barat II, Palembang.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi mengatakan, pelaku ditangkap di Jalan Makrayu, Ilir Barat I Kota Palembang beberapa waktu yang lalu. Dia terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan.

"Kami lakukan tindakan tegas karena berusaha melawan saat pengembangan," kata Suryadi kepada wartawan, Kamis (23/1/2020).

BACA JUGA: Bacok Paman hingga Tewas, Pelaku: Istri Saya Dipeluk Mau Diperkosa

Komplotan pencuri ban ini, kata Suryadi, sudah beraksi cukup lama. Hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku Aji.

"Dari hasil penyelidikan, sudah lebih dari 30 kali mencuri ban serep truk," imbuhnya.

Suryadi menambahkan, para pelaku menggasak ban serep truk yang terparkir di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

"Lokasi yang menjadi incaran para pelaku adalah sepanjang jalan Soekarno Hatta, Talang Kelapa serta Jalan Lintas Palembang-Betung," kata Suryadi.

Lebih lanjut Suryadi menuturkan, saat beraksi, pelaku menyewa satu unit mobil Daihatsu Xenia. Mobil ini digunakan untuk mengangkut ban besar. Biasanya, mereka mengincar truk yang sedang terparkir karena sopirnya sedang istirahat.

Saat disinggung bagaiamana dua pelaku lainnya, Suryadi menuturkan jika pihaknya sudah mengantongi identitas dua pelaku dan sedang diburu polisi.

"Sedang kami buru," kata Suryadi.

BACA JUGA: Pengedar Narkoba di Palembang Simpan Sabu di Kotak Mainan Anak Avangers

Sementara itu, Aji mengaku bisa menggondol dua ban serep dalam semalam. Begitu berhasil mencuri, ban itu langsung dijual dengan harga Rp2,5 juta hingga Rp3 juta. Harga ini tergantung masih bagus atau tidak kondisi ban.

"Jual satu ban, saya dapat Rp800 ribu pak," kata Aji.

Atas perbuatannya, Aji dijerat dengan Pasal 363 tentang tindak pidana pencurian pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto