Inspirasi: Bantu Warga Tak Mampu dengan Nasi Serba Rp1.000

Berrie Brima ยท Sabtu, 29 Februari 2020 - 12:30 WIB
Inspirasi: Bantu Warga Tak Mampu dengan Nasi Serba Rp1.000
Nasi Baru alias Bayar Seribu di Prbumulih Sumsel (Berrie Brima/iNews)

PRABUMULIH, iNews.id - Ada berbagai cara untuk saling berbagai terhadap sesama. Tak perlu muluk-muluk seperti yang dilakukan oleh salah satu komunitas pecinta mobil di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel).

Komunitas Keluarga Pajero Indonesia ini memilih menjual nasi serba Rp1.000 untuk masyarakat miskin dan kurang mampu di wilayah Prabumulih. Mereka membuat warung mobil di Jalan Padat Karya, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Prabumulih.

"Setiap hari Jumat kami jalankan program nasi Rp1.000. Untuk membantu masyarakat tidak mampu," kata Ketua Keluarga Pajero Indonesia Budi Sikumbang kepada iNews, Sabtu (29/2/2020).

Budi menambahkan, modal nasi dan lauk pauknya tersebut dikumpulkan dari anggota komunitasnya. Dia tidak mematok berapa besar untuk menyumbang. Dia hanya ingin komunitasnya bermanfaat untuk orang lain.

Dari pantauan di lokasi, banyak masyarakat yang membeli nasi dengan harga Rp1.000 ini. Tampak pemulung, tukang ojek, pengangguran bahkan ibu-ibu yang mengantre untuk membeli nasi lengkap beserta lauk pauknya.

Menu makanannya juga bervariatif, mulai dari daging sapi, daging ayam, ikan hingga tempe. Uniknya, warung nasi itu berada di atas bak mobil terbuka.

Sementara itu, salah seorang warga bernama Hartini mengaku senang dengan adanya nasi Rp1.000 ini. Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung ini merasa terbantu dengan adanya warung tersebut.

"Beli nasi. Merasa terbantu sekali pak," kata dia.

Usai membeli, Hartini menyantap nasi itu bersama anak-anaknya di bawah pohon. Terlihat keluarga Hartini sangat menikmati nasi dengan lauk ikan.

Sementara itu, Budi melanjutkan, hasil penjualan dari nasi Rp1.000 itu nantinya tidak dikembalikan ke anggota. Namun akan disumbangkan ke masjid atau warga yang kurang mampu.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto