Ibu Muda dan Anak Gadis di Banyuasin Ditemukan Tewas Mengenaskan di Rumah

Firdaus ยท Minggu, 22 Maret 2020 - 23:00 WIB
Ibu Muda dan Anak Gadis di Banyuasin Ditemukan Tewas Mengenaskan di Rumah
Petugas mengevakuasi jasad ibu muda dan anak gadisnya yang ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah di Banyuasin, Sumsel, Minggu (22/3/2020). (Foto: iNews/Firdaus)

BANYUASIN, iNews.id – Seorang ibu muda dan anaknya di Desa Telang Jaya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, Minggu (22/3/2020).

Korban diketahui bernama Leni Kartini (30) dan Andini (12). Kedua jenazah korban saat ini sudah dibawa ke ruang forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum.

Diperoleh informasi, korban Leni Kartini ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar. Sedangkan anak korban Andini saat ditemukan masih dalam keadaan bernapas. Andini kemudian dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang. Namun, nyawa korban tak tertolong dalam perjalanan ke rumah sakit.

Jenazah Leni pertama kali ditemukan kakaknya, Anwar karena rumahnya tidak begitu jauh dari rumah korban. Saat itu, Anwar bermaksud membeli di warung adiknya. Namun, saat dipanggil-panggil korban tidak ada jawaban.

Penasaran, Anwar lalu masuk ke rumah korban dan mendapati adiknya sudah dalam keadaan tertelungkup di kamar dengan bersimbah darah.

“Malam sebelum kejadian, saya sempat menitipkan motor dan tidak melihat adanya kecurigaan apa pun. Adik saya ini tinggal berdua dengan anaknya karena sudah pisah dengan suaminya,” kata Anwar, Minggu (22/3/2020).

Melihat kejadian itu, Anwar lalu berteriak minta tolong. Teriakan itu didengar warga dan berdatangan ke lokasi. Petugas Polsek Muara Telang yang menerima laporan kejadian tersebut mendatangi lokasi dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Muara Telang, Iptu Gunawan menjelaskan, hasil olah tkp sementara barang berharga milik korban tidak ada yang hilang. Polisi menyita tiga buah handphone korban sambil memintai keterangan dua orang saksi.

“Motif dari kejadian ini yang menyebabkan korban tewas bersama anaknya masih kami dalami,” katanya.

Sementara itu hasil visum terhadap korban ditemukan tanda-tanda kekerasan dikepala korban berupa tebasan senjata tajam di kepala dan tangan.

Ahli forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, dokter Indra mengatakan, diperkirakan sudah delapan jam dari kejadian dan diduga luka di kepala yang menyebabkan korban tewas.

Usai divisum, jenazah kedua korban dibawa keluarga untuk dimakamkan di Desa Telang Jaya, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin.

Kasus pembunuhan itu kini diselidiki Polsek Muara Telang. Keluarga korban menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian untuk mengungkap kasus ini dan mengharapkan hukuman seberat beratnya terhadap pelaku.


Editor : Kastolani Marzuki