Duh, Retribusi Parkir Palembang Tak Penuhi Target

Sindonews, Dede Febriansyah ยท Jumat, 03 Januari 2020 - 11:03 WIB
Duh, Retribusi Parkir Palembang Tak Penuhi Target
Ilustrasi Parkir (Dok/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang gagal mencapai target retribusi parkir tepi jalan. Hingga 31 Desember 2019 penyerapan parkir jenis tersebut hanya terealisasi 50 persen dari target Rp12 miliar.

Kepala Dishub Kota Palembang, Agus Rizal mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat retribusi parkir gagal penuhi target. Beberapa di antaranya sistem pembayaran dan banyaknya parkir liar.

"Dulu pernah menggunakan sistem online. Nanti akan kita terapkan lagi, karena jika tetap manual dikhawatirkan tidak optimal lagi, seperti tahun 2019 ini hanya tercapai 50 persen", kata Agus kepada wartawan, Jumat (3/1/2020).

Agus menambahkan, retribusi parkir yang bersumber dari penarikan parkir di tepi jalan masih sangat kecil. Hal ini karena masih terbentur oleh Perda. Dalam Perda No 16 tahun 2011 parkir merupakan kewenangan Dishub, dengan besaran biaya untuk kendaraan roda dua sebesar Rp1.000 dan kendaraan roda empat Rp2.000.

BACA JUGA: Digeruduk Ribuan Warga saat Tahun Baru, Besi Pembatas Jembatan Amper Rusak

"Kita tidak bisa memaksakan untuk mencapai target. Sebab, lahan parkir terkikis akibat ada pembangunan besar-besaran di Palembang. Sedangkan titik parkir yang baru luasannya terlalu kecil dan tidak bisa mengcover luas lahan parkir yang hilang," sesalnya.

Lebih lanjut Agus menuturkan, saat ini masih banyak ditemukan puluhan titik parkir illegal. Namun, dalam hal ini, pihaknya tidak bisa menerapkan penindakan karena hal itu merupakan wewenang pihak kepolisian.

"Ada 60 titik parkir liar termasuk bahu jalan dan depan pertokoan seperti di Jalan Sudirman. Dari puluhan itu potensinya mencapai Rp11 juta perbulan", jelasnya.

Hingga saat ini, sudah ada 750 lebih titik parkir resmi yang berada di bawah naungan Dishub Kota Palembang yang terbagi dalam empat zona yakni zona utara yang meliputi wilayah Sukarame, Alang-alang Lebar dan Kemuning.

Zona barat, meliputi wilayah Kecamatan Ilir Barat I, Ilir Barat II, Bukit Kecil dan Gandus. Zona selatan meliputi, wilayah, Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, Jakabaring, Kertapati dan Plaju. Sedangkan zona timur, meliputi Ilir Timur I, Ilir Timur II dan Kalidoni.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto