PALEMBANG, iNews.id - Pemerintah harus memikirkan secara matang rencana pemutusan tenaga honorer. Hal ini diungkapkan Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) RA Anita Noeringhati. Menurutnya, tenaga honorer masih dibutuhkan.
"Perlu dipikirkan secara matang, tenaga honorer masih dibutuhkan sehingga bila terjadi adanya pemutusan hubungan kerja maka itu harus dievaluasi secara cermat," kata Anita di Palembang, Jumat (24/1/2020).
Anita menyarankan agar pegawai honorer yang diputus merupakan pegawai yang kurang ahli di bidangnya. Sebaliknya, kata dia, jika pegawai tersebut ahli dan sesuai di bidangnya, maka harus dipertahankan.
BACA JUGA: Tenaga Honorer Dihapus, Pekerja Pemerintah Hanya PNS dan PPPK
"Apakah tenaga mereka sesuai dengan keahlian bidang mereka bekerja tersebut. Bila tenaga honorer tersebut kurang ahli di bidangnya maka itu perlu dikurangi," imbuhnya.
Lebih lanjut Anita menuturkan, pegawai honorer merupakan salah satu langkah untuk menampung tenaga kerja ketika tingkat pengangguran tinggi sementara lapangan kerja sempit.
"Tenaga honorer sebagai upaya untuk menampung tenaga kerja," kata dia.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto