Dosen yang Sodomi Anak Jalanan di Palembang Akhirnya Dipecat

Guntur ยท Rabu, 19 Agustus 2020 - 10:18:00 WIB
Dosen yang Sodomi Anak Jalanan di Palembang Akhirnya Dipecat
Ketua Bidang Humas dan Komunikasi Universitas Katolik Musi Charitas Palembang, Agustinus Riyanto (Guntur/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Universitas Katolik Musi Charitas Palembang akhirnya memecat Reginaldus Kristoforus alias RK (43). Dosen itu dipecat karena tertangkap tangan berbuat mesum atau menyodomi anak jalanan. Saat ini, RK sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Ketua Bidang Humas dan Komunikasi Universitas Katolik Musi Charitas Palembang, Agustinus Riyanto mengatakan, sebelum melakukan pemecatan, pihak kampus telah mengamati kasusnya dari pemberitaan yang berkembang di media massa.

"Atas tindak kejahatan yang terjadi di luar kampus, kami tidak ditoleransi. Per tanggal 15 Agustus Yayasan Musi Palembang membuat keputusan tegas, yang bersangkutan dinonaktifkan sebagai dosen dengan semua jabatan yang melekat secara tidak hormat," kata Agustinus, Selasa (18/8/2020).

Reginaldus Kristoforus alias RK (43), dosen yang melakukan sodomi terhadap anak jalanan (Guntur/iNews)
Reginaldus Kristoforus alias RK (43), dosen yang melakukan sodomi terhadap anak jalanan (Guntur/iNews)

Agus menambahkan, RK tercatat sebagai dosen tetap di kampus itu sejak 2003. Bahkan dia sempat menjabat sebagai dekan Sains dan Teknologi di salah satu fakultas selama beberapa tahun.

"Yang bersangkutan dan dosen dan pernah menjadi dekan," katanya.

Seperti diketahui, RK ditangkap tim Hunter Polrestabes Palembang saat melakukan patroli di sekitar Jakabaring Palembang, Jumat dinihari (14/8/2020). Saat itu, melihat korban bersama seorang anak laki-laki yang duduk di pahanya.

Saat akan diperiksa, pelaku panik dan berusaha kabur. Petugas pun mengejar, setelah ditangkap, pelaku diduga melakukan perbuatan mesum.

Usai diperiksa, pelaku mengakui berbuat mesum terhadap anak jalanan. RK juga mengaku sudah melakukan perbuatan mesum terhadap tiga anak jalanan.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto